Baca atau download tuntunan sholat lengkap beserta bacaannya dalam bahasa Arab, PDF dan Word. Asal tau saja, dari semua  panduan yang pernah Caraspot buat, tata cara shalat lima waktu / fardhu dan sunnah inilah yang paling penting dan berharga.

Mengapa tidak?karena apa pun kebaikan yang kita lakukan di dunia ini tak ada nilainya kalau sholat kita tidak diterima karena inilah ibadah penentu dicatanya semua amal kebaikan, sehingga paham langkah pelaksanaannya juga menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah wajib ini.

Tak berlebihan kiranya jika penulis berkata demikian karena mengenai keutamaan sholat fardhu ini sudah disebutkan dalam salah satu dalil hadits yang bersumber dari Abu Hurairah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسَرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : انَظَرُوْا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟ فَيُكْمَلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيْضَةِ ثُمَّ يَكُوْنُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ” . وَفِي رِوَايَةٍ : ” ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلُ ذَلِكَ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ حَسَبَ ذَلِكَ ” .

Artinya:

“Sesungguhnya amal ibadah hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah amalan shalatnya. Apabila shalatnya tersebut baik, maka dia pun akan mendapat keberuntungan dan juga keselamatan. Dan apabila shalatnya ternyata rusak, maka dia pun akan menyesal dan merugi. Dan jika seandainya ada yang kurang dari sholat wajibnya, maka Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut terdapat amalan salat sunnah?’ Maka amalan shalat sunnah tersebut akan menjadj penyempurna shalat wajibnya yang kurang. Maka hal demikian berlaku pula pada amalan lainnya seperti itu.”

Artinya apa? Setiap muslim harus berjuang dan terus berusaha memperbaiki sholatnya agar tak jadi penyesalan di hari Akhirat, salah satunya adalah dengan belajar tuntunan bacaan sholat lengkap dalam bahasa Arab dan Latin ini agar lebih paham rangkaiannya. Dan untuk melengkapinya, maka perbanyaklah sholat sunnah.

Dalam riwayat lainnya dikatakan, ”Kemudian pada amalan zakat juga akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.” (HR. Abu Daud,  Ahmad, Hakim dan Baihaqi. Al Hakim menyampaikan bahwa sanad dari hadits ini adalah shahih dan tidak dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim, sedang penilaian shahih hadits ini disepakati oleh Adz Dzahabi)

Panduan – Tuntunan Sholat Lengkap Beserta Bacaannya dengan Bahasa Arab dan Latin serta Artinya

Silahkan simak langkah demi langkah panduan sholat lima waktu ini, mulai dari kewajiban berwudhunya hingga salam penutup. Dan untuk melengkapinya kami akan berikan juga bacaan zikir dan doa setelah sholat guna semakin mendekatkan diri kepada Allah swt.

Tata Cara Sholat Fardhu dan Sunnah

Karena antara sholat sunnah dan fardu sama saja pelaksanaannya dan hanya dibedakan oleh niat dan waktu sholat itu sendiri, sehingga pembahasannya pun tak perlu dibedakan.

Pertama: Wudhu

Permulaan yang harus dilakukan adalah dengan berwudhu guna membersihkan diri dari hadats kecil. Adapun ilmu mengenai ini sudah kami ulas dalam beberapa artikel sebelumnya, silahkan simak di:

  1. Niat Wudhu,
  2. Tata Cara Wudhu yang benar
  3. Hal yang Membatalkan Wudhu
  4. Doa Sesudah Wudhu yang benar

Silahkan simak keempat tautan di atas untuk mempelajari semua materi terkait soal wudhu.

Kedua: Berniat untuk Sholat

Setelah menutup aurat, kemudian berdiri tegak dengan menghadap ke arah kiblat dan membaca niat mengerjakan shalat sesuai dengan sholat yang akan dikerjakan berdasarkan waktunya. Lebih lengkapnya baca Niat Sholat 5 Waktu

tata cara tuntunan sholat lengkap(Niat shalat pada dasarnya dilakukan dalam hati, namun menurut sebagian ulama bahwa untuk mengukuhkan hati dalam berniat maka dapat atau lebih baik diucapkan dengan lisan)

Ketiga: Takbiratul Ihram

Selanjutnya, mengangkat kedua belah tangan serta membaca Takbiratul Ihram (Takbir pembuka sholat). Jika ingin mengetahui bagaimana cara dan ucapannya, silahkan kunjungi tautan takbir tersebut.

tuntunan sholat disertai gambar (Dalam beberapa riwayat hadits disebutkan bahwa disunnahkan merapatkan jari tangan dan mengangktnya hingga setinggi bahu, dan dalam riwayat sahih lain juga disebutkan ‘hingga sejajar dengan telinga’)

Keempat: Baca doa Iftitah

Setelah melakukan Takbiratul ihram, maka kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. Kemudian mulai membaca doa iftitah.

sedekap posisi tangan dalam shalatApapun bentuk doa iftitah pada tuntunan sholat lengkap beserta bacannya, dengan artinya, yang anda baca maka tak perlu dipermasalahkan, karena pada dasarnya, ada hingga 12 jenis bacaan yang masing-masing punya riwayat dalam hadits yang sahih. Sehingga tak sepantasnya kita menyalahkan salah satu darinya.

Kelima: Baca Al-Fatihah

Barulah kemudian membaca Surat Al-Fatihah (silahkan baca atau download) yang merupakan rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan.

Dalam berbagai tuntunan bacaan sholat berdasarkan hadits dan di berbagai kitab kuning, sudah jelas bahwa surah Al-Fatihah adalah rukun sholat dan jika tidak dibaca maka shalat seseorang dinyatakan tidak sah dan wajib diulang mulai dari awal.

Keenam: Membaca Surah Pilihan

Lanjutkan dengan membaca surah-surah Pendek atau yang mudah dihafal yang merupakan sunnah dalam pelaksanaannya. Boleh juga dengan membaca beberapa ayat, minimal 3 ayat dari surah panjang seperti Al-Baqarah dan lainnya.

Surah-surah pendek yang dimaksud seperti: Surah An-Nas, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan sebagainya.

Berikut adalah bunyi dari surat An-Naas:

“Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul a‘uudzu birabbin-naas. Malikin-naas, Ilaahin-naas. Minsyarril-waswaasil-khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduuri nnaas. Minal jinnati wannaas.”

Artinya:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.“Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Ketujuh: Ruku’

Setelah membaca rangkaian surah di atas (Al-Fatihah dan salah satu surah pendek atau beberapa ayat dalam Al-Qur’an), lalu mengangkat kedua tangan sambil membaca Takbir, ‘Allahu Akbar’. Kemudian rukuk dengan membungkukkan badan hingga sejajar dengan kepala, sedang kedua tangan masing-masing memegang lutut dengan posisi kaki berdiri lurus. Perhatikan gambar ruku berikut:

tuntunan cara ruku dalam sholatSetelah posisi rukuk dalam sholat Anda cukup sempurna, kemudian bacalah tasbih berikut:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal-‘azhiimi wa bihamdihi.(sebanyak3 kali)

“Mahasuci Tuhanku, Tuhan Yang Mahaagung serta memujilah aku kepada-Nya.”

Kedelapan: I’tidal

Setelah selesai rukuk, terus bangkitlah sambil mengangkat kedua belah tangan dengan posisi setentang atau sejajar dengan telinga, dan membaca:

itidal dalam sholat

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه

Sami‘Allaahu li-man hamidah.

“Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya.”

Pada waktu telah berada dalam posisi berdiri tegak lurus (i’tidal), selanjutnya membaca:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Rabbanaa lakal-hamdu mil’us-samaawaati wa mil’ul-ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba‘du.

“Ya Tuhan kami!Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki sesudah itu.”

(Jadi, makna I’tidal di sini adalah posisi badan yang berdiri tegak lurus setelah rukuk)

Catatan soal Doa Qunut

Jika yang ditunaikan adalah shalat subuh, maka di rakaat yang kedua, tepatnya pada waktu i‘tidal berdiri tegak dari rukuk dan setelah selesai membaca: “Rabbana lakal-hamdu…” maka disunnahkan (menurut sebagian ulama, khususnya penganut paham NU atau Nahdatul Ulama) membaca : Bacaan Doa Qunut.

Silahkan kunjungi tautan panduan Qunut di atas untuk mempelajari lafal Arabnya serta Latin dan terjemahnya.

Kesembilan: Sujud

Setelah dalam posisi i‘tidal, kemudian sujud (wajah tersungkur ke bumi) dengan posisi dahi ke bumi dan ketika hendak sujud sambil membaca “Allaahu Akbar” dan pada posisi sujud (usahakan dahi dan hidung menyentuh lantai atau sajadah) membaca tasbih sebagai berikut:

cara sujud yang benar

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal-a‘laa wa bihamdihi. (3 kali)

“Mahasuci Tuhanku, Tuhan Yang Mahatinggi serta memujilah aku kepada-Nya.”

Kesepuluh: Duduk di antara Dua Sujud

Setelah sujud pertama kemudian bangkit lagi sambil membaca Takbir intiqal (takbir perpindahan gerakan) lalu duduk sejenak dan membaca bacaan berikut:

duduk-antara-dua-sujud-download-panduan-sholatرَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii warfa‘nii wajburnii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa‘fu ‘annii.

“Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, angkatlah derajatku, cukupkanlah segala kekuranganku, berilah rezeki kepadaku, berilah aku petunjuk, dan berilah kesehatan kepadaku serta berilah ampunan kepadaku.”

(Berusahalah untuk tenang saat sujud hingga bacaannya sempurna dan diulang 3 kali)

Kesebelas: Sujud Kedua

Setelah melakukan sujud pertama dan duduk di antara dua sujud, kemudian lakukan lagi sujud kedua, dengan gerakan dan bacaan yang sama. Demikian halnya pada rakaat kedua, pada sujud ketiga dan keempat juga dilakukan seperti ini dengan cara dan bacaan yang sama pula.

(Jadi, dalam salat apa pun itu (kecuali witir) dilakukan minimal 2 rakaat, dan tiap rakaat masing-masing terdiri dari dua kali sujud)

Keduabelas: Melanjutkan rakaat kedua

Setelah selesai melakukan rangkaian rakaat pertama dalam tuntunan sholat lengkap beserta bacaannya, selanjutnya berdiri lagi sambil membaca Takbir dan lakukan hal yang sama seperti pada rakaat pertama, yakni dengan mulai membaca surah Al-Fatihah lalu surah pendek atau ayat-ayat pilihan (minimal 3 ayat), kemudian rukuk dan sujud dengan gerakan dan bacaan yang sama seperti sebelumnya yang telah dijelaskan di atas.

(Jadi pada rakaat kedua dalam panduan sholat lengkap dalam bahasa Arab dan Latin ini mengulang gerakan dan bacaan yang sama pada rakaat pertama, kecuali pada surah pendek yang dibaca sebaiknya baca yang berbeda dengan yang dibaca di rakaat pertama, dan adapun setiap perubahan gerakan juga tetap membaca Takbir (Allahu Akbar))

Ketigabelas: Duduk Tasyahud/Tahiyat Awal

Pada rakaat kedua, kalau shalat kita tiga rakaat atau empat rakaat, maka pada rakaat kedua ini kita duduk untuk membaca tasyahud/tahiyat awal, dengan bentuk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki.

Bacaan Tasyahud/Tahiyat Awal

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله . اللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد

At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadil-laahish-shaalihiin. Asyhadu an laa Ilaaha illalLaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.

“Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu kepunyaan Allah. Keselamatan atas engkau wahai Nabi Muhammad, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Keselamatan dicurahkan pula untuk kami dan atas seluruh hamba Allah yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.”

Keempatbelas: Membaca Tasyahud Akhir

Sekiranya sholat yang anda lakukan hanya 2 rakaat saja, maka langkah Ketigabelas dalam panduan tuntunan sholat lengkap pdf dengan bahasa Arab ini tidak perlu dilakukan, tapi langsung membaca Tahiyat atau Tasyahud akhir saja.

Bacaan tasyahud/tahiyat akhir dalam sholat sunnah atau pun wajib ialah seperti tahiyat awal tapi lebih panjang dan ditambah dengan shalawat atas keluarga Nabi Muhammad, dan lafalnya sebagai berikut:

وعلى آلِ سَيِّدِنَا  مُحَمَّد

Wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad.

“Ya Allah!Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad!”

Dan pada tahiyat akhir disunahkan membaca shalawat Ibrahimiyah juga sehingga…

Lafadz Tahiyyat Lengkap, seperti berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله . اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وعلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد

At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadil-laahish-shaalihiin. Asyhadu an laa Ilaaha illalLaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad. Wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim. Wa baarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim fil-‘aalamiina innaka hamiidun majiid.

Terjemahan mulai dari kata Kamaa shallaita… :

“Sebagaimana telah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Bahwasanya Engkau, Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat Mulia di seluruh alam.”

Panduan Posisi Tubuh pada Tahiyat Akhir:

  1. Posisi pantat langsung menyentuh ke lantai atau tanah, dan posisi kaki kiri dimasukkan ke bagian bawah kaki kanan.
  2. Adapun jari-jari kaki kanan tetap menekan ke tanah dan seakan mengarah ke kiblat sehingga seperti terlipat kedepan.

Kelimabelas: Mengucapkan Salam

Selesai membaca tahiyat akhir, maka pada panduan tuntunan bacaan sholat lengkap ini kemudian diakhiri dengan bacaan Salam sembari menengok ke kanan dan juga ke kiri, adapun yang dibaca saat menegok adalah:

salam dalam sholatاَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaah.

“Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian.”

Keterangan:

1. Adapun caranya, ketika membaca salam yang pertama, muka muka kita berpaling ke kanan, dan sewaktu membaca salam kedua muka kita berpaling ke kiri. (perhatikan gambar diatas).

2. Dengan selesainya mengucapkan salam ini maka berakhir pula shalat kita, karena Salam sendiri sebagai penutup dari ritual sholat yang kita lakukan.

Sunnah di luar pelaksanaan sholat wajib maupun sunnah

Setelah menunaikan kewajiban kita maka disunnakan agar tidak langsung meninggalkan tempat sholat. Ada beberapa hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan, yaitu:

a. Doa Setelah Sholat

Baik itu setelah sholat fardhu maupun sunnah maka sebaiknya sempatkan berdoa sejenak, baik itu hubungannya dengan urusan dunia maupun akhirat, karena salah satu ciri doa yang akan dikabulkan adalah dipanjatkan terus menerus dengan sabar kepada Allah swt.

Bisa jadi, sekalipun telah dijelaskan panjang lebar masih ada yang belum paham dengan baik tuntunan sholat lengkap dengan bahasa Arab beserta bacaannya atau artinya untuk diterapkan pada sholat wajib dan sunnah, karenanya kami memberikan kesempatan pada Anda semua untuk berkomentar di bawah, tapi dengan sebelum itu tolong share ke Facebook dan Twitter dulu link artikel ini, agar semakin banyak muslim terbantu.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *