Batu Akik Kecubung Sulaiman tergolong unik karena kebanyakan orang membelinya bukan hanya untuk dijadikan sebagai perhiasan, terutama batu akik Sulaiman yang dijadikan orang sebagai cincin bertuah. Namun Caraspot sendiri menyarankan untuk menghindari perbuatan semacam ini, apalagi anda sebagai seorang muslim hendaknya menjauhi perbuatan syirik. Dalam bahasa latin Gemstone Kecubung ini dikenal dengan nama Amethyst yang mana dominan pada warna ungu dan merah muda. Ada sejarah tersendiri kenapa nama nabi Sulaiman dikaitkan dalam batu cincin ini, salah satu yang sering disebut adalah karena ada yang mengatakan bahwa apa yang digunakan beliau mirip dengan jenis batu ini. Itulah sebabnya hingga kini dikenal dengan sebutan tersebut. Tapi, perlu diklarifikasi bahwa sudah bisa dipastikan kalau batu akik sulaiman yang dipercayai banyak orang sama dengan yang digunakan nabi Sulaiman adalah keliru, bisa jadi hanya karena ada kesamaan warna dan pamor saja yang sudah terlanjur melekat padanya. Selain itu, pada zaman kerajaan Yunani kuno banyak orang membuat gelas dengan bahan batu ini karena beranggapan mampu mengurangi rasa mabuk pada saat meraka minum. Lihat juga Batu Bacan Doko yang fenomenal.

Penulis ingin mengajak para pembaca untuk kembali berpikir logis mengenai batu akik kecubung sulaiman ini, jika ia memang diyakini mempunyai kekuatan magis karena mengandung Khodam jin dari pasukan jin nabi Sulaiman, lalu bagaimana cara membuktikan bahwa kesuksesan, kepintaran dan apa saja yang dianggap orang yang merupakan khasiat dari batu kecubung ini bersumber darinya. Coba saja, anda malas belajar…apakah akan pintar…? atau malas-malasan saja dan tidak usah bekerja karena saat ini menggunakan batu kecubung tersebut, apakah mungkin anda bisa sukses? Kemudian kalau dibantah, ya gak gitu juga…kita tetap berusaha dan si batu cincin tersebut yang akan membantu kesuksesan kita. Nah, ini juga tetap saja tidak bisa dipastikan bahwa kesuksesan kita karena si Kecubung tersebut, bisa saja banyak faktor penyebabnya, jika kita memang ingin menggunakan akal kita dalam memahami ini.

Karakteristik Batu Akik Kecubung Sulaiman

Bagi anda pecinta batu atau yang baru mau bergelut dalam dunia batu permata ini maka ada baiknya paham dengan baik segal seluk beluknya, mulai dari warnanya, seratnya, beratnya dan lain sebagainya agar anda bisa lebih ‘pd’ ketika hunting di toko batu akik di kota anda dan bukan menjadi bulan-bulanan penjual yang malah mengarahkan untuk membeli yang kualitasnya buruk, apalagi kalau dibuat mahal, tentu ruginya akan double lagi.

  1. Skala Kekerasan Mohs. Sejatinya rumus dalam menentukan tingkat kekerasan suatu batu alam atau cincin, termasuk batu Akik Kecubung Sulaiman, sudah sejak lama ditemukan, yakni mulai pada tahun  1812 oleh seorang yang bernama Friendrich Mohs, seorang geolog sekaligus minerolog yang berasal dari Jerman. Cara menguji kekerasan batu akik dengan rumus ini adalah dengan cara menggoreskan berbagai mineral pada permukaan batu tersebut, kemudian melihat mineral jenis apa saja yang mampu membuat goresan padanya. Artinya, jika satu batu memiliki resistensi goresan dari batu lain maka itu artinya skala kekerasannya lebih kuat dan tentunya pula akan diklasifikasikan sebagai batu yang lebih berkualitas dan dengan itu pula harganya akan lebih tinggi dan bisa masuk dalam deretan Batu Akik Termahal di Indonesia maupun Di Dunia. Ada pun Kecubung Sulaiman ini diketahui skalanya pada 7 skala Mohs. dengan Indeks 1,544-1,553, serta berat jenisnyabatu akik kecubung sulaiman serat tiger stripe atau macan antara 2,64-2,66.
  2. Inklusi atau Serat. Hampir semua jenis batu akik, termasuk batu Kecubung Sulaiman, selalu dibuktikan keasliannya dengan melihat pada Inklusi yang ada di dalamnya. Berdasarkan beberapa litaratur menyebutkan bahwa ada beberapa jenis serat yang ada dalam batu mulia cincin, di antaranya Cristal, Negative Cristal, Fingger Print, dan Tiger Stripe. Perhatikan contoh gambar di samping mengenai bentuk serat Tiger Stripe dari kecubung sulaiman.

Cara Membedakan Batu Akik Sulaiman Asli atau Palsu

Kami telah menjelaskan mengenaik cara membedakan batu akik asli atau palsu, termasuk untuk jenis Kecubung Sulaiman ini. Anda bisa membacanya dengan mengikuti tautan tersebut. Penjelasan lengkapnya sudah ada di sana. yang jelas semua membutuhkan kejelian dan juga pengalaman yang mungkin butuh waktu lama untuk memilikinya.

Sekalipun telah ada penjelasan sebelumnya, mungkin perlu disampaikan beberapa poin penting dalam menilai keaslian dari batu cincin Sulaiman ini sebagai pertimbangan awal saja.

  • Jika dibakar ia akan cepat kembali dingin, ini menandakan bahwa ia bukan imitasi, sekalipun warna dan bentuknya sama, karena sekarang ini banyak ditemukan yang terbuat dari kaca atau pun plastik.
  • Tidak mudah digores oleh batu biasa, karena sebagaimana di sebutkan di atas mengenai skala kekerasannya yang bisa mencapai 6,5 -7 skala Mohs.
  • Terasa lebih berat dari batu biasa walau dengan ukuran yang sama.
  • Banyak juga yang mengatakan bahwa jika batu akik sulaiman, jenis apa saja, baik itu Daud, Wulung, Combong, Mata, Kurung, Hitam, Junjung Drajat dan lainnya, diadu atau dibenturkan dengan batu akik lainnya maka akan terlihat percikan api layaknya besi yang dipukul dengan besi.
  • Akan terasa dingin jika ditempelkan ke pipi, demikian juga dengan jenis batu akik lainnya karena itu menandakan bahwa ia bukan terbuat dari bahan sintetis.
  • Bila digigit tidak akan tampak bekasnya sama sekali karena skala kekerasannya yang tinggi.

Beberapa yang disebutkan di atas sebagian sudah dijelaskan juga pada artikel sebelumnya mengenai cara membedakan dan mengetahui keasliannya. Namun, sekalipun demikian, masih banyak juga orang yang kena tipu saat berbelanja batu cincin yang katanya bertuah ini. Jadi bukan kenapa….Caraspot selalu saja memberi tips agar mengajak teman yang sudah berpengalaman soal batu akik ini karena umumnya mereka paham betul bagaimana bentuk dan ciri dari batu Sulaiman tersebut.

Apa saja jenis batu akik Sulaiman?

Ada beragam sekali warna dan jenis dari batu akik kecubung ini dan tentunya semua memiliki karakter tersendiri dan juga punya ciri tersendiri untuk mengenalinya. Sebagian besar memang bisa diketahui dari warnanya, tapi bukan berarti setiap batu mulia berwarna demikian kita namakan akik Sulaiman karena ada banyak pertimbangan dan alasan sebelum menentukan jenis dari batu itu sendiri. Berikut macam-macamnya:

1. Batu Akik Sulaiman Daud

batu kecubung sulaiman daud

Ciri utama dari kecubung ini adalah warnanya yang bercampur antara hitam dan abu-abu gelap. Dan dari semua jenis Sulaiman yang ada, Akik Daud ini adalah yang paling langka, itu pula sebabnya jarang orang yang memakainya. Paling banyak mungkin jenis pancawarna dan Bacan yang dari jenis lain.

2. Batu Cincin Sulaiman Wulung

batu sulaiman wulung asli

Ciri utamanya adalah hitam tapi tidak mengkilat. Akik jenis ini banyak berasal dari Jawa Barat, dan dinamakan Wulung karena ia berbahan dari Wulung atau orang Jawa, tempat asalnya ditemukan, menyebutnya seperti ‘Cangkaleng’ yang tidak jadi berbuah. Banyak orang kurang menyukai jenis batu cincin ini karena warnanya yang kurang indah, kecuali orang yang senang dengan hal mistis yang menganggap ini sebagai mustika yang mempunyai kekuatan magis dan lainnya.

3. Batu Alam Sulaiman Madu

batu kecubung sulaiman madu murah

Dinamakan demikian karena warnya yang mirip dengan cairan madu, yakni agak berwarna kecoklatan dan sedikit oranye layaknya madu. Di banding Wulung tadi, ini jauh lebih memberikan keindahan karena waranya yang cerah. Hanya saja kalau bicara harga tentu beda dengan jenis kecubung Daud

4. Batu Permata Sulaiman Combong

batu sulaiman combong asli

Batu akik kecubung sulaiman combong (lubang) terkenal dengan keunikannya, ini karena bentuknya yang tidak biasa dibanding batu mulia lainnya, yakni adanya lubang yang terdapat di salah satu sisinya. Ini terjadi bukan karena unsur kesengajaan tapi terbentuk secara alami dan baru diketahui setelah dibentuk dan digosok. Dinamakan ‘combong’ karena batu Sulaiman ini mempunyai lubang. Bagi orang awam tentu tidak tertarik dengan jenis yang satu ini, tapi bagi yang sudah paham bentul atau istilahnya gemolog, meraka tentu akan menganggapnya berharga dan unik. Apalagi yang sering mencari batu bertuah, sudah pasti akan menawarnya dengan harga tinggi.

5. Batu Mulia Sulaiman Mata

batu kecubung sulaiman berbentuk mata

Jenis batu kecubung sulaiman ini adalah bentuk unik yang jarang ditemukan, adapun teksturnya jelas terlihat membentuk lingkaran dan ditengahnya biasanya membentuk lingkaran pula dengan warna yang berbeda. Tidak semua tampak seperti mata, sebagaimana yang anda lihat pada gambar di atas, ada juga beberapa yang hanya membentuk garis putih samar melingkar.

Masih banyak sekali jenis batu akik kecubung Sulaiman yang belum disebut, di antaranya Pancawarna, sulaiman hijau, hitam, kurung, emas, kuning, susu, biru, dan junjung drajat. Semuanya macam-macam batu cincin ini bisa anda bedakan hanya dengan melihat warnanya saja, tapi walau demkian keasliannya belum bisa dipastikan hanya dengan warna saja, tapi ada beberapa cara lain sebagaimana telah dijelaskan dan disisipkan dalam tautan di artikel ini.

Sejarah

Ada satu info yang Caraspot temukan mengenai sejarah awal penamaan batu akik ini yang mencatut salah satu nama Nabi, yakni Nabi Sulaiman. Tapi saya pribadi tidak menjadikan ini sebagai referensi untuk dipercayai sepenuhnya, melainkan hanya info tambahan semata, dan mengenai kevalidan infonya bisa dicek langsung di sumber aslinya, atau paling baik jika bisa menemukan tulisan dalam bentuk buku mengenai ini. Berikut cerita singkatnya:

Suatu ketika Nabi Sulaiman hendak berwudhu, kemudian beliau menitipkan cincinnya ke pada seorang budak bernama Aminah, namun ketika itu sudah ada satu jin yang mengintainya yang bernama Sokhr yang saat itu bersembunyi dibalik pintu. Tak lama kemudian ia menyamar menyerupai wajah nabi Sulaiman dan meminta cincin yang ditipkan oleh nabi Sulaiman kepada Aminah tersebut. Dan akhirnya, setelah ia mendapatkan cincin tersebut ia pun kemudian duduk di singgasana nabi, maka baik jin, setan, termasuk burung yang jadi pasukan beliau tunduk pada jin yang menyamar tersebut.

Adapun Nabi Sulaiman yang asli, ia pun datang ke Aminah dan meminta cincinya, namun ia tidak dipercayai karena Aminah beranggapan bahwa nabi Sulaiman yang asli telah memintanya sebelumnya. Dan parahnya, Nabi Sulaiman pun akhirnya dianggap berbohong dan tidak lagi dipercayai. Dan seketika itu ia sadar bahwa telah terjadi suatu kesalahan padanya. (Lihat di kitab Mukhtashor Tarikh Dimasyq dalam juz 3, halaman 379).

Singkat cerita, nabi Sulaiman pun berlari ke padang pasir yang kering dan tandus dan selama empat puluh hari di sana ia kelaparan dan tanpa mengenakan penutup kepala, hingga akhirnya ia pun menuju ke pinggir pantai dan bertemu sekelompok nelayan dan bekerja bersama mereka di sana. Di saat itulah orang-orang pun tahu, berdasarkan penuturan beliau, bahwa ia adalah Sulaiman bin Daud, yang pada akhirnya juga salah satu dari mereka mengabarkan fakta tersebut bahwa cincin beliu telah dicuri. Dan karena jin tersebut panik dan takut mendengar tersebarnya berita tersebut, akhirnya cincin tersebut kemudian dibuang dilaut. Dan tanpa sengaja cincin tersebut dimakan oleh ikan dan atas izin Allah pula ikan tersebut terjaring oleh beliau sendiri. Akhir cerita, Nabi Sulaiman akhirnya mendapatkan kembali cincinnya dan bersujud syukur kepada-Nya. (sebagaimana disebutkan dalam surah Shaad ayat 34, yang dijelaskan dalam Juz 1 halaman 85 dari kitab Bada’i az-Zuhrfi Waqa’iad-Duhur).

Demikian ulasan panjang soal batu akik kecubung Sulaiman atau batu akik Sulaiman ini, semoga membantu. Yang harus selalu diwaspadai saat ingin membeli batu cincin adalah keasliannya. Cara paling baik untuk menghindarinya adalah dengan jalan membeli langsung ke toko khusus yang menjual batu permata dan sudah terkenal namanya di kalangan masyarakat. Di samping itu, membeli batu mulia yang sudah memiliki sertifikat jauh lebih meuakinkan dari pada yang dijual bebas dan tanpa identitas sama sekali.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *