Bounce Rate jika diartikan secara sederhana maka artinya adalah jumlah pengunjung yang langsung meninggalkan blogmu setelah membaca artikel pertama yang ia baca. Nah, pada Cara Mengurangi Bounce Rate Blog yang terlalu tinggi ini kamu akan diberikan beberapa tips jitu yang sudah terbukti berhasil. Oh ya.. lupa jelaskan maksudnya. Jadi begini, istilah ini digunakan untuk blog yang jumlah pengunjungnya yang ketika berkunjung ke blogmu hanya membaca 1 artikel saja dan setelah itu langsung pergi. Ada banyak kemungkinan untuk ini, tapi dalam Algoritma Google blogmu akan dianggap sebagai blog yang tidak berkualitas. Mengapa tidak? Coba kamu ukur pada dirimu, misalnya saja ada blog abal-abal yang baru lihat atau baca sedikit artikelnya sudah bosan atau mungkin kalau judul dan isinya tidak sesuai kita akan langsung jengkel, dan akibatnya akan langsung menutup halaman tersebut. Nah, inilah yang jadi salah satu cara Google menilai baik tidaknya sebuat blog.

Memang bicara soal blog yang seo Friendly dan mudah masuk halaman pertama google ada banyak sekali faktornya, dan bahkan dikatakan hingga 200 algoritma yang digunakan google untuk menilai dan meranking suatu blog atau artikel yang ingin ditempatkan di halaman pertama atau ranking 1. Oleh karena demikian, maka analisa kita dalam mengurus blog juga harus detail, termasuk dalam hal cara menurunkan bouncerate ini. Berhasil di sini tidak serta merta mengangkat ranking blogmu, tapi paling tidak jika kita berhasil mengatasi ini maka kita sudah menang pada satu persaingan dengan ribuan blog lain. Nah berikut tipsnya:cara mengurangi bounce rate blog

Cara Mengurangi Bounce Rate Blog dan Menurunkannya Dengan Cepat

Akan ada 8 teknik yang sudah sering saya praktekkan untuk ini. Dan tolong jangan dinilai sombong jika saya katakan bahwa saat ini bouncerate Caraspot hanya 30% lebih saja. Jauh lebih rendah dari blog yang pernah saya kelola selama ini yang bisa mencapai 70% bahkan 80%.

1. Jangan menulis artikel tunggal

Artikel tunggal maksudnya adalah Anda menulis artikel dengan tema tertentu tapi hanya 1 artikel dan tidak ada lagi artikel pendukung lainnya yang memiliki kaitan dengan artikel tersebut. Misalnya saja ketika menulis soal cara membuat blog gratis, maka sedapat mungkin setelah selasai mempublish artikel tersebut jangan langsung pindah menulis artikel dengan tema lain, misalnya langsung pindah ke tema Resep. Tapi sebaiknya cari lagi judul yang kira-kira ada kaitannya dengan artikel soal seo yang mana pengunjung tidak bisa menolak untuk membacanya karena ia adalah artikel yang berkaitan dan masih ada hubungannya dengan isi materi dari artikel pertama, misalnya kalau di dalamnya dicantumkan soal jumlah karakter untuk postingan yang tergolong seo maka kalau bisa posting lagi soal tools seo untuk menghitung jumlah karakter dan kata dalam tulisan.

2. Pakai Widget / Plugin Related Post

Related post maksudnya ‘artikel terkait’ yang diletakkan di bagian bawah postingan langsung, jadi setelah orang baca artikelnya ia akan langsung melihat artikel dengan tema yang berkaitan atau mungkin ada hubungannya sehingga ia tidak langsung pindah ke blog lain. Ada beberapa macam soal related post ini, ada yang menggunakan gambar dan ada juga tidak. Katanya sih lebih bagus kalau pakai Thumbnail, tapi kalau di Blogspot kan tidak? Tapi coba lihat Bounce Rate-nya di Alexa, bahkan di bawah 40% kan. Padahal blog besar pun sering sampai 70% lebih.

3. Variasi Tautan Dalam Artikel

Sedapat mungkin jangan hanya menggunakan metode menautkan artikel dalam satu blog dengan satu cara saja, misalnya di sela-sela paragraph hanya disisipkan kata ‘Baca juga….”. Tapi akan lebih baik (ini yang sering saya praktekkan) dalam berbagai bentuk, mulai dari yang disebutkan di atas hingga menyisipkan dalam paragraph dalam bentuk kata kunci atau anchort text dari kata-kata rumit yang kemungkinan besar belum diketahui pembaca. Ini akan sangat bekerja karena mau tidak mau visitor pasti akan mengunjungi link tersebut.

4. Potong penjelasan Artikelnya

Ini juga manjur sekali untuk mengurangi bouncerate suatu blog, yaitu dengan mengurangi penjelasan dalam artikel yang dibahas. Sebagai contoh kamu buat tutorial cara agar artikel mudah masuk halaman pertama google, maka sebisa mungkin, bila seandainya ada 10 caranya cukup sebut 5 dulu dan 5 selanjutnya dijelaskan di artikel selanjutnya. Ini juga akan memaksa pembaca untuk tidak meninggalkan blogmu sebelum menyelesaikan membaca artikel keduanya sehingga bounce ratenya juga akan berkurang drastic.

5. Gunakan Tombol Share dari Addthis yang disertai fitur “Artikel Rekomendasi’

Biasanya setelah pengunjung blogmu melakukan share dari artikel yang telah i abaca di blogmu maka secara otomatis plugin Addthis akan langsung mrekomendasikan artikel lainnya. Atau bisa juga pakai plugin artikel rekomendasi yang bentuknya melayang. Ini juga ampuh sekali untuk cara mengurangi bouncerate blog.

6. Gunakan widget di sidebar

Sekalipun ini kadang tidak terlalu diperhatikan oleh pengunjung, tapi bila kita mengisi sidebar dengan artikel terpopuler dan terbaru bisa juga menggait beberapa persen untuk membacanya, yang itu artinya bukan hanya artikel yang ia temukan di mesin pencari yang akan ia baca, tapi munking beberapa artikel blog kita yang terbaru yang dianggap menarik, walau tidak ada hubungannya dengan tema blog yang ia baca saat ini.

7. Riset menggunakan Histat

Jika kamu belum pakai layanan Histat di blogmu maka ada baiknya pasang sekarang karena di dalam statistic kunjungan artikelmu yang diperlihatkan oleh Histat juga akan menunjukkan artikel mana saja yang tinggi bounceratenya. Jika kita tahu mana artikel tersebut maka sudah pasti kita akan tau apa yang akan dilakukan, terutama menambah link artikel terkait dalam artikel tersebut atau menulis artikel baru yang berkaitan dan menautkannya di dalam artikel yang memiliki bouncerate sangat tinggi tersebut.

8. Wajib baca : Cara Menulis Artikel SEO Friendly jika mau menyempurnakan pengetahuanmu soal ini karena tanpa artikel SEO maka sulit juga untuk mengatasi masalah seperti ini, karena kuncinya ada pada cara penulisan dan sistematikan dalam penyusunan kalimatnya. Pada cara no 8 ini adalah cara yang saya maksud untuk mengurangi bouncerate karena kamu pasti tidak akan mungkin tidak membacanya kalau memang masih merasa bahwa artikel tersebut masih bagian dari ulasan ini.

Kalau ada yang punya ide lain soal cara mengurangi bouncerate blog silahkan berkomentar. Ini hanya hasil praktek saya yang saya share yang memang hingga kini terbukti berhasil. Siapa tau ada yang punya ide lain jangan sungkan dibagi di sini biar makin lengkap isi artikel ini. Dan saya juga berharap pada teman-teman sekalian untuk menjadikan blog ini sebagai rujukan utama anda karena kami akan selalu berusahan menulis dengan tulus untuk menyajikan artikel terbaik buat pembaca setia kami.

About The Author

Comments

  1. Miniblogger28

    Bounce rate pada blog saya memang menjadi masalah yang sangat besar, sangat tinggi sekali.. dengan artikel ini jalan menuju perbaikan saya dapatkan..
    Terima kasih untuk artikelnya..

  2. andi

    Saya jg mengalami masalah bounce rate yang tinggi, padahal sudah pernah turun kok tiba tiba naik lagi?
    Apa bisa jadi karena hostingnya yang bermasalah ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *