Curriculum Vitae atau ada juga yang menuliskannya ‘curiculum’ sebenarnya nama lain dari ‘contoh Daftar Riwayat Hidup’ tulis tangan. Adapun isinya menyangkut segala yang berkaitan dengan data pribadi pelamar kerja yang mengajukan lamaran, mulai dari nama, tempat – tanggal lahir, alamat, hingga data pendidikan dan pengalaman kerja yang ia miliki yang sekaligus dicantumkan dalam bentuk berkas lampiran di bagian belakangnya.

Riwayat Hidup artinya sebenarnya perjalanan hidup seseorang, apa saja yang pernah ia alami dan lakukan. Tapi dalam hal ini, khususnya yang digunakan untuk melamar kerja, Curriculum Vitae dibuat lebih simple dan sederhana dengan tambahan data pribadi seperti yang telah disebut di atas guna memperjelas bahwa riwayat yang disebutkan terjadi pada diri dari orang yang disebutkan namanya.

Ada banyak fungsi dari daftar riwayat hidup ini, mulai untuk melamar kerja, masuk pada sebuah sekolah atau perguruan tinggi, untuk mendaftar pada sebuah lembaga kursus, bergabung pada sebuah organisasi, untuk tujuan naik jabatan dan lain sebagainya. Intinya, data dalam CV yang kita sertakan untuk diketahui dan diukur sampai sejauh mana kecakapan calon pekerja yang akan diterima dari hasil menilai riwayat pengalaman kerja dan pendidikannya selama ini.

Bentuk Format Contoh Daftar Riwayat Hidup / Curriculum Vitae yang Baik dan Benar

contoh daftar riwayat hidupBerikut contohnya :

Daftar Riwayat Hidup

I. Data Pribadi

Nama lengkap : Khofifah

Umur : 28 tahun

Tempat / Tgl. Lahir : Surabaya, 12 Maret 1986

Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

Kebangsaan : Indonesia

Alamat : Jl. Kasuari no. 90 Tlogomulyo

II. Riwayat Pendidikan

  • Tamatan SD/MI ………………………………………………………. mulai tahun …………. s/d tahun ………….. (berijazah)
  • Tamatan SMP/MTS ………………………………………………………. mulai tahun …………. s/d tahun ………….. (berijazah)
  • Tamatan SMA/MAN ………………………………………………………. mulai tahun …………. s/d tahun ………….. (berijazah)
  • Tamatan Universitas ………………………………………………………. mulai tahun …………. s/d tahun ………….. (berijazah)
  • Pernah kursus / pelatihan di :

Kursus komputer LPK ………….

Pelatihan keterampilan …..

Kursus Bahasa ……

III. Pengalaman Kerja

Pernah bekerja di ……………………………………………. tahun …………………. s/d tahun ………………………

Pernah bekerja di ……………………………………………. tahun …………………. s/d tahun ………………………

Demikian CV ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi bapak.

Hormat saya,

 

Khofifah

A. Download CV Lamaran Kerja

Di bawah ini beberapa contoh daftar riwayat hidup dari berbagai sumber yang sudah kami rampung dan bisa Anda jadikan sebagai rujukan, terutama pada formatnya yang baku. Bisa juga setelah ini anda buat form sendiri yang diisi setiap kali dibutuhkan dengan ditambahi bingkai di MS Word di semua bagian sampingnya sebagaimana sudah kita bahas juga sebelumnya.

  1. https://drive.google.com/file/d/0B8JiEnAOND1bdFI1QjVmcGRfQmc/view
  2. http://www.4shared.com/get/sAIvc6uP/daftar_riwayat_hidup.html

Selanjutnya, lihat juga : Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaru

B. Isi Daftar Riwayat Hidup sebaiknya:

Sebuah curriculum vitae yang baik dan benar serta memenuhi standar pembuatan pada umumnya maka harus berisi data-data sebagai berikut:

Jadi setelah menulis tanggal, bulan dan tahun serta kota dimana CV tersebut dibuat maka selanjutnya meniliskan data lengkapnya di bawah ini.

1. Berisi data pribadi

Data pribadi di sini kurang lebih sama dengan data yang terdapat dalam e-ktp anda, di antaranya adalah nama lengkap, tempat – tanggal lahir, jenis kelamin, umur, status perkawinan, pendidikan terakhir, nomor telepon / HP dan email. Semua data yang disebutkan ini harus disebutkan agar penilai bisa tau dengan pasti mengenai anda, dan bila perlu masukkan juga tempat tinggal sekarang agar mudah dihubungi jika diperlukan.

2. Menyebutkan riwayat pendidikan lengkap

Riwayat pendidikan di sini adalah sekolah mana saja dan dikota mana saja kita menempuh pendidikan.Baiknya sih mulai dari TK hingga sekolah terakhir yang kamu tamatkan. Pastikan menyebutkan juga nama sekolahnya, tahun masuuk dan taman serta di kota mana kota tersebut berada biar lebih jelas.

3. Sebutkan juga Pendidikan non –formal yang pernah dijalani

Sering kali dalam lowongan kerja professional seperti CPNS, BUMN, bank, hotel, administrasi dan lainnya perusahaan umumnya memerlukan dan lebih mendahulukan yang punya sertifikat resmi dari sebuah lembaga pelatihan.Karenanya, jika punya sebaiknya disertakan juga, tapi bila hanya ada sertifikat pendukung, seperti kursus komputer dan bahasa maka tak masalah dimasukkan juga sebagai bahan pertimbangan.

4. Menyertakan pengalaman kerja sebelumnya

Sebutkan dimana saja kamu pernah kerja sebelumnya. Akan lebih baik kalau ada yang masih terkait dengan bidang yang kamu lamar sekarang. Dan jangan lupa sebutkan juga tahun mulai bekerja di sana hingga resign dan mendaftar kembali ke tempat kerja lain. Jika ada lebih dari 3 maka masukkan semua, hanya saja kalau terlalu banyak harus dihindari karena penguji akan menganggap kamu tidak konsisten dan bisa jadi sering bermasalah dengan tempat kerja sebelumnya yang mungkin saja bisa menyebabkan kamu tidak diterima kerja.

Terakhir yang disebutkan dalam riwayat hidup adalah pernyataan bahwa daftar yang disebutkan real dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya agar menambah keyakinan dari pihak perusahaan. Dan akan lebih baik lagi jika data tersebut didukung dengan lampiran surat resmi sebagai buktinya karena hanya dengan begitu curriculum vitae yang dibuat memiliki nilai.

Sempatkan baca soal melamar kerja:

  • Cara agar mudah lolos intervie kerja – Ini penting sekali diketahui, karena setelah kamu berhasil dalam tes tulis kamu juga harus menguasai segala pertanyaan yang sering muncul dan ditanyakan oleh HRD dari perusahaan agar peluang lolos menjadi karyawan tetap bisa terwujud.
  • Contoh pertanyaan interview bahasa Inggris – Di dalamnya mencakup beberapa pertanyaan dalam bahasa Inggris yang biasa keluar saat tes wawancara. Umumnya menggunakan gaya bahasa sederhana jadi lebih mudah dihafal dan tak perlu repot belajar grammer lagi.
  • Contoh pertanyaan interview kerja dan jawabannya – Artikelnya ini menerangkan beberapa contoh pertanyaan yang sering muncul saat tes wawancara di berbagai perusahaan sehingga bisa membuat anda lebih siap menjalani tes yang biasanya ini sebagai penentu apakah anda diterima kerja atau tidak.
C. Syarat CV yang baik dan benar

Pastikan semua riwayat yang disebut betul-betul ada dan dilampirkan di halaman setelah riwayat hidup tersebut.

Usahakan susunan dari lampiran disesuaikan dengan penyebutannya di dalam CV yang ditulis agar orang mudah melihatnya dan tidak bingung, apalagi jika pelamar ada ribuan tentu cara ini sangat penting dilakukan.

Jangan sampai tidak menyertakan tanda tangan karena ini bukti dan validasi bahwa curriculum vitae yang dibuat benar.

Dahulukan daftar riwayat hidup yang diketik sendiri di komputer, kecuali jika kepepet bisa menggunakan yang sudah jadi yang banyak dijual di tempat fotocopy dan tinggal diisi dengan data kita.Tapi diusahakan dibuat serapi mungkin dengan tulisan yang indah.

Setiap riwayat pendidikan dan pekerjaan jangan sampai lupa menuliskan tahun masuk dan berakhirnya karena bisa menjadi pertimbangan tim seleksi.

Antara tanggal buat dan tanggal pengiriman surat lamaran kerja sebaiknya disamakan. Untuk itu, jika membuat format yang sudah jadi, sebaiknya kosongkan dulu tanggal dan bulannya jadi setiap kali mau melamar bisa langsung digunakan dengan cukup mengisi tanggal dan bulannya saja.

Baca dan cek ulang sebelum dimasukkan bersama surat lamaran, karena bisa jadi ada penulitan kata dan angka yang salah.

Susunan penulisan riwayat atau data pribadi sebaiknya dimulai dari data nama, alamat dll, baru setelah itu pendidikan formal dan non-formal, kemudian disusul dengan pengalaman organisasi dan pengalaman kerja sebelumnya. Jangan dibali-balik biar tidak membingungkan.

Kisah perjuangan melamar kerja…. (jujur… ini kisa nyata penulis!)

Saya juga sedikit mau bercerita pengalaman saya ketika belum punya pekerjaan tetap.Waktu itu, saya masih beberapa bulan setelah wisuda sarjana (S1).Awalnya masih heppy2 aja karena baru merasakan kepuasan menjadi seorang sarjana dengan ijazah resmi di tangan. Tapi, selang beberapa bulan, hingga hampir setahun berjalan, saya mulai merasa tertekan karena beberapa teman sudah ada yang diterima kerja, sebagian lain ada yang melanjutkan S2, sedang saya hanya mondar-mandir tanpa ada kepastian diterima atau tidak. Dan yang lebih menyesakkan dada adalah karena saya dikenal oleh teman-teman sebagai mahasiswa berprestasi dengan beberapa perlombaan karya ilmiah yang pernah saya juarai, ditambah lagi nilai akhir saya predikat Cumlaude. Gimana gak malu tuh!

Singkat cerita, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun (kurang lebih 3 tahun) saya belum juga dapat pekerjaan bonafit seperti yang saya impikan sejak masih mahasiswa.

Hingga pada akhirnya, saya memutuskan melamar kerja dengan segiat-giatnya.Apa keputusan saya waktu itu? Mau tau?Waktu itu, saya akhirnya bertekad bahwa setiap hari harus memasukkan minimal 3 surat lamaran ke perusahaan mana pun. Nah, hubungannya dengan daftar riwayat hidup atau Curriculum vitae yang kita bahas adalah karena saya waktu itu membuat format jadinya dan hanya mengosongkan tanggalnya saja dan baru diisi setiap kali mau mengirim lamaran. Bayangkan, setiap minggu saya print sampai puluhan lembar! Dan anehnya semua bisa habis karena saking gencarnya melamar kerja. Lucu banget kan kisah saya?

Setelah berselang cukup lama saya melakukan kegilaan tersebut, saya pun belum mendapatkan titik terang. Hingga suatu ketika di suatu siang, karena sudah begitu putus asanya, setelah menyebar lamaran ‘layaknya menyebar brosur’ dan juga waktu itu baru selesai melaksanakan salat jamaah di suatu masjid, saya pun berdao dalam hati. “Ya Allah!Saya sudah berusaha keras mencari pekerjaan, tapi belum juga mendapatkannya. Karena Engkau Mahamelihat, Tolong bantu saya!”

Akhirnya, Allah mengabulkan doa saya. Setelah doa dalam hati yang saya panjatkan, saya pun akhirnya keluar dari masjid untuk pergi mencari makan (maklum pelamar kerja yang gak punya modal, jadi cari warung yang paling murah). Kurang dari 50 meter saya meninggalkan masjid, tiba-tiba HP saya bordering karena ada yang menelpon.Dengan segera saya mengangkatnya, “Halo! Dengan saudara xxxxxx (nama saya samarkan)?” . Lalu saya jawab, “betul bu?”. Anehnya, tanpa tanya-tanya yang lain dia langsung bilang, “Kamu diterima kerja!” dan yang lebih aneh lagi karena ia langsung bilang “Besok kamu mulai masuk kerja ya?”

Setelah itu, saya langsung berbicara dalam hati, ternyata usaha saya selama ini menyebar kesana-kemari surat lamaran dan CV serta doa dalam hati yang saya panjatkan barusan didengar langsung oleh Allah yang lebih dekat dari urat leher kita. Dan sampai artikel ini ditulis, saya sudah berpindah-pindah kerja sampai 7 kali, pernah jadi marketing, bagian administrasi, guru dan bahakan Manager di lembaga keuangan, dan terakhir saya memilih jadi penulis karena inilah cita-cita saya sejak dulu.

Bila ada yang kurang jelas soal format contoh daftar riwayat hidup – Curriculum Vitae (CV) di atas silahkan saja berikan pertanyaannya lewat link kontak atau komentar di bawah.Dan jangan sampai salah membedakan antara identitas dari suatu usaha yang juga sering disingkat dengan ‘CV’ dengan CV yang kita maksudkan sebagai data pribadi seseorang.Sebab, CV untuk perusahaan adalah untuk legalitas suatu usaha yang mana setingkat di bawah PT. (Perseroan Terbatas) yang mana pada CV pengurusannya jauh lebih simple karena tak memerlukan tanda-tangan dari Menteri. Saya kira itu dulu ya!

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *