Sayur asem Sunda adalah salah satu masakan khas Indonesia yang banyak digemari, terutapa para pegawai kantoran yang bersantap siang di warung. Resep sayur asem Sunda tentu punya ciri khas yang berbeda dengan daerah lain, seperti Jakarta atau Betawi, Jawa tengah, Kudus dan lainnya, terutama pada jenis sayur yang digunakan dan tampilan kuahnya. Ini karena jenis kuahnya sendiri beragam, ada yang keruh, bening dan ada juga yang dibuat berwarna, misalnya agak kecoklatan karena pengaruh dari cairan asamnya dan lain sebagainya.

Kelebihan dari resep sayur asem ala sunda ini sebenarnya bukan hanya rasanya saja, tapi dari manfaatnya pada kesehatan. Sedikit saya mau curhat dulu soal hari lebaran. Sebenarnya, pada saat hari Raya tiba, khusunya pada Iedul Qurban, kita senang karena bisa menyantap daging gratis yang mungkin selama setahun penuh tidak pernah kita cicipi, iya nggak?. Hanya saja, setelah 2-3 hari, jadinya malah bosan, dan yang lebih gak enak kalau rasa ‘nnek terasa terus di lidah dan tenggorokan karena pasti gak enak bingit tuh. Nah, saat seperti itu, hanya satu solusinya, ya apalagi kalau bukan makan yang asem-asem. Nah, dari pada ngunyah asam langusng, mending buat sayur kan, selain bisa untuk teman makan, kita juga bisa dapat tambahan ilmu soal cara memasaknya.

Paling enak kalau nyantap sayur Sunda ini dengan lauk seadanya, jadi bukan ayam panggang atau mungkin kalau ada yang suka bebek goreng malah maunya dengan lauk itu. Lha… malah gak sehat jadinya. Bagusnya tuh…. Pakai lauk tradisional ala Indonesia, apalagi kalau bukan ikan teri / gereh goreng yang ditemani dengan sambel Jawa buatan sendiri. Saya rasa apa pun jenis masakan sayur asemmnya bagusnya begitu, mau itu yang khas Betawi atau Jawa Tengah, baiknya dibuat seperti itu biar makin tradisional.

Sesuai disebutkan di atas kalau jenis kuahnya ada 2. Tapi, kebetulan kali ini kita pilih cara membuat sayur asem sunda yang kuah bening biar lebih nikmat dan menggoda.

Resep Sayur Asem Sunda Kuah Bening

Sebenarnya paling enak nyantap sayur ginian pas musim hujan, apalagi pas ketemu jam istirahat kerja. Rasanya pasti enak banget, bahkan kalau yang hobi dengan sambel atau ngunyah Lombok jawa yang ijo, pasti keringatnya akan bercucuran saat menyantapnya. Oke, berikut bahan dan cara buatnya:

Bahan

Kalau bahan sayurnya sendiri sebenarnya bebas saja dan yang biasa digunakan juga sudah familiar sekali, seperti kacang panjang, terong, labu siam, kol dan lainnya. Dan akan lebih nikmat lagi kalau ada tambahan potongan jagung sekaligus jagung hasil serutannya karena kuahnya akan terasa ada manis-manisnya dan aroma jagungnya yang khas. Dan biar lebih mudah dihafalkan bahannya, berikut saya sebutkan satu per satu saja:

Tetelan daging sapi secukupnya.untuk kaldu sekaligus nanti dagingnya dicampur juga.

Kacang tanah mentah sudah dikupas sekitar 2 sendok makan

Air asam jawa kurang lebih 3 sdm. Tapi paling bagus kalau pakai asam utuh yang masih mudah lalu ditumbuk dan diambil airnya karena untuk menjaga warna kuah sayur asem Sunda nya biar tetap bening.

Gula pasir 1 sdt untuk menambah citarasa atau secukupnya saja.panduan resep sayur asem sunda kuah bening

Garam makan secukupnya

2 cm lengkuas yang telah dibersihkan dan dimemarkan

2 lbr daun salam

Masako rasa sapi

Sayuran yang biasa digunakan:

  • Terong
  • Labu siam
  • Kacang panjang
  • Kol tau kubis
  • Daun melinjo (kalau ada)
  • Kulit buah melinjo (kalau ada)
  • Jagung utuh yang dipotong 4 dan juga yang diserut agar kuahnya terasa lebih segar.
  • Daun bawang dan seledri
  • Tomat kecil atau yang besar lalu dipotong jadi 4 bagian

Biasanya di tiap daerah punya tanaman sayur khas sendiri yang tidak ditemukan di daerah lain, mungkin anda bisa berkreasi sendiri dengan menambahkannya sebagai sayuran tambahan, seperti halnya daun melinjo hanya banyak di daerah Jawa, sedang di Sulawesi sulit menemukannya.

Untuk Bumbu halusnya :

2 btr bawang putih

7 btr bawang merah

3 buah cabai merah keriting

2 buah cabai hijau

Ada juga yang menambahkan terasi bakar yang dihaluskan tapi kalau menggunakan bahan tersebut malah akan membuat kuah sayur asem Sundanya nya jadi tidak bening lagi. Untuk itu sebaiknya dihindari. Dan bahkan kalau mau lebih bening lagi, bisa juga bumbu sayur di atas tidak dihaluskan tapi hanya dipotong-potong halus saja.

Cara membuat sayur asem Sunda :

Pertama, potong dulu semua sayuran sesuai selera. Tapi, biasanya banyak yang memilih dipotong agak besar agar begitu terasa saat dikunyah, seperti pada daun kolnya jangan sampai dipotong terlalu kecil.

  1. Cuci daging tetelah hingga bersih.
  2. Didihkan air dulu , lalu masukkan tetelannya. Ini agar supaya dagingnya tidak membuat kuahnya jadi amis.
  3. Selanjutnya masukkan bahan dari bumbu yang telah dihaluskan dan bumbu penyedap lainnya. Selain itu, bagian bahan sayur asem Sunda yang lama matang juga dimasukkan, seperti jagung kuning dan kacang tanah. Jangan lupa larutan asammnya juga.
  4. Tunggu hingga matang jagung dan kacangnya, baru kemudian masukkan lagi bahan sayur yang mudah matang, seperti labu siam, daun melinjo, kol, kacang panjang dan lainnya. Selanjutnya, tinggal tunggu hingga semua bahan matang dan tampak layu (tapi jangan sampai warna hijau segarnya hilang dan menjadi kecoklatan)
  5. Jika sudah tampak matang, tinggal cek sekali lagi rasanya, mungkin kurang garam atau penyedap. Tambahkan lagi secukupnya lalu tunggu 1 menit saja dan matikan kompornya.
  6. Hidangkan saat masih panas dan ditemani dengan sambel dan lauk seadanya. Dijamin maknyuss!
  7. Lanjut baca : Cara Membuat Sayur Asem Jakarta – Betawi
Tips enaknya:

Jangan memasukkan sayur ke dalam air yang sedang direbus kecuali telah mendidih betul karena akan merusak tekstur dan kesegarannya.

Masukkan sayur yang keras dulu yang biasanya lebih lama matang agar saat semua potongan sayur telah matang, bagian sayur yang keras itu juga sudah matang atau lembek.

Adapun untuk teri yang digoreng. Saran dari mbak Diahdidi katanya diberi taburan tepung sedikit biar gak mudah remuk dan tetap tampak transparan.

Saya juga pernah lihat di TV acara yang sedang me-review soal larisnya salah satu warung makan di Jakarta yang menu andalannya juga sayur asem Sunda. Katanya, biar kuahnya bening mereka menggunakan asem muda yang kemudian diremukkan lalu airnya dituang di dalam sayur yang sedang mendidih. Adapun ampasnya kadang juga direndam bersama sayurnya, tapi diberi kain biar tidak membuat kuahnya jadi kotor (ini hanya kalau kurang asem).

Lau yang pas untuk menemani hidangan tradisional seperti ini kalau menurut penulis sih ikan goreng. Bisa dari jenis ikan apa saja, bisa mujair, lele, atau pun ikan laut seperti ikan kembung. Dan kalau tidak ada masih bisa dengan ikan Balanak yang dagingnya lembut sekaligus sedikit tulangnya. Dan mengenai cara memasaknya baiknya digoreng kering aja dengan sebelumnya diiris dulu lalu diberi garam biar ada rasa asing-asingnya saat digigit. Wah jadi laper nih…. !

Ada banyak juga sih pengalaman bunda yang pernah belajar cara membuat sayur asem, mulai dari yang keaseman, terlalu asin, sayurnya gak matang atau malah kelembekan, kuahnya gak bisa bening dan sebagainya. Nah, makanya saya mau kasih jawaban dari tiap pertanyaan yang sering muncul soal ini:

Bagaimana biar semua sayur matangnya sama?

Sudah disebut di atas, yakni dahulukan masak sayur yang keras dan lama matang, seperti jagung dan kacang.

Cara menghindari biar tidak terlalu asem?

Usahakan berikan asem per sendok saja lalu diaduk, bila masih kurang baru ditambah. Tapi bila terlanjur kebanyakan maka solusinya di tambah air. Tapi bagusnya air yang sudah panas biar tidak lama masaknya dan tidak merusak sayurnya yg sudah lebih dulu masak.

Biar bisa bening sekali, tipsnya bagaimana?

Usahakan jangan ada bumbu yang diuleg, tapi cukup diiris halus saja. Ini juga dipraktekkan dalam membuat sup ayam.

Apa boleh tidak pakai daging?

Boleh saja, tapi tentunya rasanya akan kurang enak karena tidak ada aroma dagingnya. Tapi kalau mau buat yang sederhana saja tetap bisa, karena istri saya juga biasa buat tanpa ada tetelannya.

Video tutorialnya : https://www.youtube.com/watch?v=qnnAlEzlVAE

Sudah dulu ya sajian resep sayur asem Sunda ini, kalau ada yang sudah praktek jangan lupa share juga pengalaman memasaknya biar kita juga bisa tahu apa kekurangan dan kelebihan dari cara membuat yang disajikan di atas. Akan bagus lagi kalau ada yang komentar dan langsung kasi resep versinya sendiri, so pasti akan lebih ramai artikel ini. Dan jangan lupa berkunjung ke menu resep kami biar lebih banyak tahu jenis sayur asem lainnya dan juga soal kue kering dan kue basah yang mungkin kamu belum tau cara bikinnya.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *