Lafadz bacaan niat puasa senin kamis bahasa Arab, Latin dan Artinya ini bisa diungkapkan dalam hati saja dan menurut sebagian ulama bahwa jika diungkapkan dengan lisan makan akan membantu kemantapan hati dalam berniat.

Ibadah menahan lapar yang sangat dianjurkan setelah puasa Ramadhan dan Syawal adalah puasa senin dan kamis ini. Namun dalam sebuah riwayat Nabi saw. mengnjurkan pada umatnya yang tidak sanggup menjalankannya untuk memilih puasa minimal 3 hari dalam sebulan saja karena dengan demikian ia sudah seperti menjalankannya selama setahun penuh.

Bagi yang masih punya utang di Bulan Ramadhan maka sangat dianjurkan untuk melunasi utangnya dulu baru kemudian mulai niat puasa sunnah senin-kamis lagi karena yang wajib harus lebih diutamakan dari pada yang sifatnya sunnah.

Ada alasan tertentu mengapa pada hari seni dan kamis di sunnahkan untuk berpuasa, yakni karena pada seninnya merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad saw. sebagaimana sabda beliau:

Dari Abu Qotadah Al Anshori ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanyai mengenai puasa beliau pada hari Senin, lantas beliau pun menjawab,

“Hari tersebut (senin) adalah hari dimana aku dilahirkan, dan hari dimana aku diutus (oleh Allah swt.) atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim)

dan pada kamis-nya merupakan hari dimana amal-amal seorang hamba selama seminggu dilaporkan ke langit sehingga jika ia berpuasa pada hari tersebut akan semakin afdhol dan memperberat timbangan amalnya. Dalam hadits disebutkan:

“… dua hari tersebut (senin dan kamis) adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku (Nabi) sangat suka ketika amalan-amalanku dihadapkan (kepada Allah) sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. sanad dari hadits ini hasan).

Itulah dalil hadits mengenai keutamaan dari menjalankan ibadah puasa sunnah yang mana bila kita sanggup langgeng selama hidup kita maka ganjarannya akan

Lafadz Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Bahasa Arab, Latin Dan Artinya

Sesuai dengan namanya maka niat dari puasa sunnah ini juga ada dua berdasarkan hari pelaksanaanya. Mudah sekali menghafalkannya karena cukup ganti nama harinya saja.

Niat Puasa Sunnah Hari Kamis

Seperti biasa, dimulai dengan kata nawaitu karena dalam rukunnya niatnya adalah menyengaja berpuasa.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA YAUMIL ITSNAINI SUNNATAN LIL-LAHI TA’AALA’

“Saya berniat puasa pada hari Senin (besok), sunnah karena Allah Ta’ala.”

Sambil mengucapkannya maka dalam hati juga diniatkan dan dihayati agar rukunnya terlaksana dengan baik dan sah.

Bacaan doa niat puasa sunah Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA YAUMIL KHOMIISI SUNNATAN LIL-LAHI TAA’ALA’

“Saya berniat puasa hari Kamis (besok), sunnah karena Allah Ta’ala.”

Itulah dua rangkaian kata yang diucapkan pada malam hari sebelum tidur jika besoknya kita ingin berpuasa yang mana masing-masing disesuaikan dengan hari apa kita ingin berpuasa sunnah.

Bacaan Doa Buka Puasa Senin Kamis

Jadi lafadznya ketika buka puasa Ramadhan sama karena berbeda dengan niat, membatalkan puasa ketentuannya sama dimana kita hanya tinggal minum saja dan tanpa niat apa pun kecuali doa syukur kepada Allah swt. yang telah memberi rezeki berbuka dan menghilangkan haus dan lapar kita.

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

ALLAHUMMA LAKA SHUMTU WA ‘ALAA RIZKQIKA AFTHARTU, DZAHABAZH ZHOMA-U WABTALLATIL ‘URUUQU WATSABATAL AJRU, INSYA ALLAH”.

“Ya Allah hanya untuk-Mu aku berpuasa & dengan reski-Mu aku berbuka. Telah sirna dahaga, urat-urat telah basah & pahala telah tetap insya Allah Ta’ala”.

Manfaat

Selain dari niat puasa senin kamis di atas, maka hikmah atau keutamaan puasa senin kamis juga patut dibahas, karena secara umum telah diutarakan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga akan dibuka pada hari Senin dan juga kamis. Setia seorang hamba yang tidak melakukan perbuatan syirik pada Allah swt. sedikit pun (pada hari tersebut) maka akan diampuni dosanya, kecuali seseorang hamba yang antara dirinya dan saudaranya sedang bermusuhan). Maka nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan keduanya sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan keduanya sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim).

Sehingga jelas sekali bahwa dengan kita melakukan sunnah tersebut maka pada hari itu pula kita akan mendapatkan ampunan dari Yang Maha Kuasa, namun dengan satu syarat, yakni tidak dalam keadaan bermusuhan dengan sesame saudara atau tetangganya.

Pertanyaan seputar tata caranya:

Apakah boleh mengganti puasa Ramadhan pada senin-kamis?

Tentu saja boleh, tergantung niat kita karena mengqadha puasa boleh pada hari apa saja selama waktunya tidak lebih dari setahun atau sebelum masuk ramadhan berikutnya.

Bolehkah memilih puasa hanya salah satunya saja, misalnya senin saja?

Jika mau mengurangi jumlah puasa sunnah Anda dalam sebulan karena tidak sanggup maka boleh memilih sunnah yang lain, yakni puasa 3 hari dalam sebulan (tanggal 13, 14, dan 15 menurut kalender Hijriyah), dan bila tidak kuat juga melakukannya berturut-turut maka bisa senin atau kamis saja setiap minggu dan diselingi tidak berpuasa  dalam satu minggu setiap bulan agar pas 3 hari atau juga bisa hari apa saja yang penting cukup 3 hari. Karena sebagaimana Aisyah ra. menerangkan ketika ditanya oleh Mua’az ra. yang diterangkan dalam sebuah hadits:

“Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan puasa tiga hari setiap bulannya?” ‘Aisyah menjawab, “Iya.” Mu’adzah kemudian bertanya, “Pada hari apa saja beliau melakukan puasa sunnah tersebut?” ‘Aisyah pun menjawab, “Beliau tidak peduli pada hari apa saja beliau puasa (artinya semau beliau).” (HR. Tirmidzi no. 763)

Penjelasan singkat doa atau bacaan niat puasa senin kamis dalam bahasa Arab dan latin serta Terjemahnya di atas untuk membantu anda dalam berniat dalam hati dan bukan suatu kewajiban untuk diucapkan dengan mulut, dan bila belum bisa menghafal arabnya atau pun latinnya maka cukup dengan bahasa Indonesia saja dulu dari artinya yang sudah ditulis di atas.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *