Lafadz bacaan doa sesudah sholat fardhu lima waktu penting sekali dihafalkan bagi setiap siswa maupun orang yang sudah dewasa karena doa adalah inti dari ibadah dan dengannya pulu menjadi tanda keberimanan seorang muslim. Caraspot berinisiatif sharing soal doa setelah sholat dalam bahasa Arab, latin dan terjemahnya ini agar memudahkan siapa saja membacanya, sekalipun bagi yang tidak tau baca Qur’an.

Doa ba’da shalat berikut ini bukan saja digunakan setelah menjalankan sholat lima waktu tapi juga sesudah shalat sunnah yang dikerjakan di waktu-waktu tertentu seperti dhuha dan tahajjud. Berbeda misalnya dengan bacaan doa qunut yang dibaca dalam sembahyang tertentu saja, seperti waktu subuh.

Pada dasarnya ada banyak sekali yang bisa dipanjatkan setelah kita menyembah Tuhan, bahkan sekalipun itu dengan bahasa Indonesia tetap bisa selama itu bukan permintaan menghalalkan yang haram atau sebaliknya, dan kebetulan yang kami sebutkan di bawah adalah yang paling sering digunakan oleh umat muslim.

Bacaan Doa Sesudah Sholat Fardhu dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahnya

Ada kurang lebih 18 urutan do’a yang sering dibaca sehabis shalat wajib dan sunnah di bawah. Anda bisa membacanya semua atau beberapa saja semampu pribadi masing2. Dan urutannya juga tak harus seperti yang disebutkan karena rangkaian di bawah juga hasil susunan ulama yang sudah terpercaya.

أَعُوْذُبِاللَّهِمِنَالشَّيْطَانِالرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرِّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ

1. A‘uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim. Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin, hamday yuwaafii ni‘amahu wa yukaafii maziidah.

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

“Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam, dengan pujian yang sesuai dengan nikmat-nikmat-Nya dan memadai dengan pe-nambahan-Nya.”

Seperti biasa, segalah sesuatu sebaiknya dimulai dengan membaca basmalah dan akan lebih baik lagi jiga membaca taudz dulu untuk memohon perlindungan pada Allah lalu kemudian mengucapkan Alhamdulillah karena didasarkan atas sabda Nabi bahwa sebaik-baik doa adalah membaca hamdalah.

يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمَ سُلْطَانِكَ

2. Yaa rabbanaa lakal-hamdu wa lakasy-syukru kamaa yambaghii li jalaali wajhikal-kariimi wa ‘azhiimi sulthaanik.

“Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji dan syukur, sebagaimana pujian itu patut terhadap keagungan dan kemuliaan-Mu serta keluhuran kerajaan-Mu.”

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

3. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarganya.”

Banyak riwayat yang menyebutkan bahwa salah satu syarat diterimanya doa adalah seseorang wajib membaca shalawat di awal dan akhir doanya karena tanpa bacaan tersebut doa kita akan tergantung dan tidak mendapat ijabah dari Allah swt. Bahkan dalam riwayat lain disebutkan bahwa sebaiknya di pertengahan doa juga seseorang membacanya agar lebih makbul.

Mengenai kata ‘sayyidina’ dalam sholawat nabi di atas tidak disebutkan dalam hadits namun dalam kitab Nihayatuz Zain oleh Imam Nawawi dianjurkan menyebutnya untuk menambah penghormatan pada Nabi kita, Muhammad saw.

Nah, berikut ini adalah beberapa bacaan setelah selesai sholat wajib yang paling sering dibaca oleh imam sesudah memimpin shalat dan zikir.

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخَشُّوْعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَااَلله يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

4. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa rukuu‘anaa wa sujuudanaa wa qu‘uudanaa wa tadharru‘anaa wa takhasysyu‘anaa wa ta‘abbudanaa wa tammim taqshiiranaa yaa Allaah yaa rabbal-‘aalamiin.

“Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyuk kami, peng-abdian kami, dan sempurnakanlah kealpaan kami dalam me-nunaikan kewajiban ya Allah, Tuhan seluruh alam.”

اَللَّهُمَّ أَعِنِّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

5. Allaahumma a‘innaa ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ibaadatika.

“Ya Allah, tolonglah kami untuk selalu mengingat-Mu dan men-syukuri rahmat dan nikmat-Mu, dan perbaikilah amal ibadahkami kepada-Mu.”

Ungkapan di atas juga merupakan doa dan dalam hadits Nabi disebutkan bahwa kalimat tersebut di ajarkan kepada salah satu sahabatnya dan sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkannya setiap habis sholat limat waktu.

Jika bacaan doa sesudah sholat wajib dan sunnah kita di atas dikabulkan oleh Allah maka kita akan jadi hamba yang senantiasa berzikir dan bersyukur kepadanya yang mana merupakan ibadah yang nilai pahalnya sangat besar, apalagi bila kita bisa selalu memperbaiki ibadah untuk bekal di akhirat.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْلَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ

6. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal-khaasiriin.

“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri.Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

رَبَّنَا لاَتُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا

7. Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan.”

رَبَّنَا وَلاَتَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا

8. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal-ladziina min qablinaa.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.”

رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَ طَاقَتَالَنَا بِهِ ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

9. Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihii, wa‘fu ‘annaa waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal-qaumil-kaafiriin.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami.Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.doa sesudah sholat fardhu

اَللَّهُمَّ اِنَّانَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدْ ، وَزِيَادَةً فِى الْعِلَمِ ، وَبَرَكَةً فِىالرِّزْقِ ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ ،وَرَحْمَتً عَنْدَ الْمَوْتِ ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَالْمَوْتِ . اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَا ةَ مِنَ النَّارِ ،وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

10. Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fid-diini, wa ‘aafiyatan fil-jasadi, wa ziyaadatan fil-‘ilmi, wa barakatan fir-rizqi, wa taubatan qablal-mauuti, wa rahmatan ‘indal-mauuti, wa maghfiratam ba‘dal-mauuti.Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil-mauuti, wan-najaata minan-naari, wal-‘afwa ‘indal-hisaab.

“Ya Allah, permohonan kami kepada-Mu semoga kami mendapat keselamatan agama, kesehatan jasmani, bertambahnya ilmu, keberkahan dalam rezeki, tobat sebelum mati, mendapatkan rahmat ketika mati, dan memperoleh ampunan setelah mati.Ya Allah, mudahkanlah (ringankanlah) sakaratul maut kami, bebas-kanlah kami dari azab neraka, dan memperoleh ampunan ketika dihisab.”

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْلَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

11. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba‘da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal-wahhaab.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguh-nya Engkau Maha Pemberi.”

رَبَّنَا غْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ أَلْأَحْيَآءِمِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ ، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍقَدِيْرٍ

12. Rabbanaghfir lanaa wa li waalidiinaa wa li jamii‘il-muslimiina wal-muslimaati wal-mu’miniina wal-mu’minaati al-ahyaa’i minhum wal-amwaat, innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

“Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa-dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan yang masih hidup dan yang sudah mati.Sesungguhnya Engkau Zat Yang Maha- kuasa atas segala-galanya.”

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا

13. Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a‘yuniw waj‘alnaa lil-muttaqiina imaamaa.

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ

14. Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban-naar.

Rabbanaaghfir lanaa dzunuubanaa wa kaffir ‘annaasayyi’aatinaa wa tawaffanaa ma‘al-abraar.

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Teks doa sehabis sholat lima waktu di atas adalah yang disebut sebagai doa sapu jagat yang mana sangat disunnahkan dibaca untuk memohon keselamatan dunia dan akhirat, sebab hidup di dunia maupun setelahnya setiap orang pasti hanya menginginkan keselamatan, mengenai kebahagiaan ia adalah harapan kedua setelah kita selamat.

Adapun yang di bawahnya merupakan penggalan dari ayat Al-Qur’an, yakni QS.Ali Imran ayat 193.

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

15. Rabbij‘alnii muqiimash-shalaati wa min dzurriyyatiirabbanaa wa taqabbal du‘aa’.

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku, orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhanku, perkenankanlah doaku.”

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ النَّارِ ، وَأَدْخِلْنَا الجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ ، يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

16. Allahumma inna na’udzubika minan-nar,Wa adkhilnal-jannata ma‘al-abraar, yaa ‘aziizu yaa ghaffaaru yaa rabbal-‘aalamiin.

“Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari (panasnya) api neraka, Masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik. Wahai Tuhan Yang Mahamulia, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

سُبْحَانَ رَبِّكِ رَبِّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

17. Subhaana rabbika rabbil-‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal-mursaliina wal-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

“Mahasuci Tuhan-Mu, Tuhan Yang Maha Perkasa dari sifat yang mereka dikatakan. Dan selamat sejahtera bagi para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.”

Selanjutnya baca panduan agar doa mudah dikabulkan oleh Allah swt.

Dengan mempelajari tips bagaimana agar doa mustajab atau mudah diijabah maka kita pun tidak asal berdoa saja tapi bisa yakin diterima dan dikabulkan oleh Allah swt. segala yang kita minta. Dan akan lebih baik kalau sebelumnya didahului dengan berbagai zikir agar lebih mendekatkan kita pada-Nya.

Video Berjamaah


Intinya, apa pun yang kita minta kepada-Nya maka yakinlah bahwa Diaa lebih dekat dari urat lehermu dan pasti mendengar segala keluh kesah hamba-Nya walau pun itu diungkapkan dalam hati.

Dan dalam hadis Qudsi juga disebutkan bahwa Allah malu bila hamba-nya mengangkat tangan meminta kepada-Nya tapi tidak mengabulkan yang ia minta.

Tapi tentunya dengan syarat tak ada pantangan yang kita langgar, seperti berzina dan durhaka kepada kedua orang tua yang merupakan penyebab utama doa tidak mustajab.

Itulah berbagai bacaan doa sesudah sholat fardhu / wajib lima waktu dalam bahasa Arab, latin dan terjemahnya, semoga berkah untuk semua! Dan bila Anda tidak bisa menghafalkannya semua maka cukup beberapa dan selebihnya dengan bahasa Indonesia dan mengenai urutannya juga tidak wajib seperti di atas, boleh tidak berurut.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *