Resep sayur asem banyak disukai orang Indonesia karena selain cara membuatnya simple, rasanya juga bikin nambah nafsu makan. Anda bisa lihat jika sudah masuk jam makan siang, di warung-warung para pekerja kantoran lebih banyak memilih jenis sayur ini di banding yang lainnya. Mengenai kuahnya, ada banyak sekali variasi di tiap daerah, baik itu oelh masyarakat Sunda, Jawa, Betawi di Jakarta dan lain sebagainya, tapi intinya hanya ada 2 jenis, yaitu sayur asem kueh bening dan keruh. Ya, keduanya sama-sama menggunakan bahan utama rasanya dari asem.

Jika mau yang kuahnya bening maka tipsnya gunakan asem muda yang dikeprok (jangan ditumbuk halus) dan bumbu lainnya jangan ditumbuk, nah barulah bisa dihasilkan kuah yang bening dan enak. Tapi bila ingin sedikit agak kecoklatan dan keruh maka gunakan bumbu yang diulek dan jenis asamnya yang sudah matang berwarna coklat tua. Ini baru tips awal, belum masuk ke takaran bahan dan cara memasaknya, untuk itu tuntaskan mempelajari tips dari Caraspot.

Jenis sayuran yang banyak digunakan dalam campuran aneka sayurannya ada banyak sekali, umumnya disesuaikan dengan selera masing-masing. Beberapa yangdikenal sering digunakan seperti kacang panjang, labu siam, daun melinjo, terong, buncis, kol, wortel, pepaya muda, dan banyak lagi.

Terkadang jika ada yang mau variasi lain bisa ditambahkan kacang merah untuk menambah cita rasa nikmatnya yang sekaligus sebagai campuran untuk memperlancar pencernaan karena dalam kacang merah banyak mengandung serat. Dan agar tampilannya semakin cantik dan juga untuk menambah variasi rasa antara asam dan sedikit manis maka kebanyakan menambahkan potongan jagung kuning yang masih muda, atau bisa juga diserut agar bercampur dengan kuahnya langsung.

Panduan Resep Sayur Asem Jakarta

Mengenai takaran bahan dari sayur asem di bawah tak mesti harus sama, pada beberapa jenis mungkin bisa bunda kurangi atau malah ditambah lebih banyak karena senang dengan sayuran tersebut, seperti pada jagung manisnya selain ada yang dipotong, ada juga yang diserut sehingga lebih ramai. Untuk kol-nya kalau misalnya kurang senang bisa diganti dengan jenis sayur lain. Tapi kalau penulis pribadi paling senang dengan sayur buncis karena saat dimakan terasa keletuk-kletuk dan itu bikin saya ketagihan terus. Ada juga malah lebih senang dengan kuahnya yang asem, apalagi ditambah dengan cabe rawit pedas, wah bisa makan sampai 3 piring! Nah, berikut cara buatnya:

cara membuat resep sayur asem jakarta dan betawi

Bahan-bahan sayur :

  • 2 lmbr daun salam kering atau basah
  • 150 gr daging tetelan (daging yang bercampur lemak dan urat)
  • 2 cm lengkuas yang telah dimemarkan
  • 50 gr kacang tanah yang telah direbus dan ditumbuk kasar
  • 50 gr melinjo atau kalau yang ada kulit kupasan buahnya saja tak masalah
  • 150 gr nangka yang masih muda, dipotong.
  • 50 gr pepaya yang masih muda, potong tipis atau sesuai selera
  • 1 buah jagung kuning manis, dipotong berukuran 2-3 cm.
  • 100 gr labu siam, dipotong dadu. (Ini bahan yang wajib ada dalam resep sayur asem kata beberapa orang)
  • 1,5 sdm garam
  • 20 gr asam jawa (atau1/4 genggam kecil) dan juga 4 sdm air untuk dilarutkan didalamnya
  • 1/2 sdm gula pasir
  • 5 batang kacang panjang, potong pendek kira-kira 3 cm.
  • 20 gr daun melinjo muda (diambil yang bagian pucuknya saja)
    2.5 lt air bersih

Bahan untuk bumbu halus kuah keruh:

  • 4 siung bawang putih
  • 5 btr kemiri, disangrai dengan api kecil
  • 6 btr bawang merah
  • 1,5 sdt terasi, harus dibakar dulu biar matang.
Cara Membuat dan Memasak:
  1. Pertama mulai dengan merebus air dan daging tetelan hingga mendidih.
  2. Selanjutnya tambahkan daun salam, bersama lengkuas dan juga bumbu halus. Masak lagi hingga harum.
  3. Berikutnya masukkan melinjo, nangka muda, kacang tanah dan juga jagung yang telah dipotong. Masak lagi hingga setengah matang.
  4. Setelah itu, tambahkan labu siam, pepaya muda, larutan asam jawa, serta garam, dan gula. Lalu tunggu lagi hingga mendidih.
  5. Terakhir masukkan daun melinjo bersama kacang panjang. Masak lagi hingga sayur asem matang. Lalu angkat dan sajikan selagi masih panas.
  6. Lanjut baca : Resep Sayur Asem Sunda yang segeeer dan enak.

Cara Membuat Sayur Asem Betawi

Untuk memperkaya pengetahuan dan resep anda kami tambahkan juga ulasan resep dari TablodiNova.com. Tidak perlu khawatir soal terpercaya tidaknya karena yang disajikan ini sudah melalui proses uji dapur dari tim Sedap Saji Tabloid Nova sehingga kebenaran takaran bahan dan cara membuat serta cara memasaknya bisa dipertanggungjawabkan. Nah, siapakah orang dibalik tersajinya resep sayur asem Betawi ini? Dia adalah Buyung Ariputra, dan adapun penata saji dan fotonya adalah masing-masing dari Ginza Manggala dan mas Agung P

Bahan bumbu sayur:

  • 150 gram daging tetelan
  • 2 cm lengkuas yang telah di memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 75 gram buah melinjo
  • 150 gram nangka muda, kupas kulitnya, buang tengahnya lalu potong-potong
  • 50 gram kacang tanah, rebus terlebih dahulu lalu tumbuk kasar
  • 1 buah jagung manis kuning, buang jambulnya lalu potong dengan ukuran sekitar 2-3 cm
  • 100 gram labu siam, kupas dan potong-potong
  • 100 gram pepaya muda, kupas dan potong-potong tipis
  • 35 gram asam Jawa dan larutkan dalam 4 sendok makan air
  • gula pasir secukupnya
  • garam secukupnya
  • 25 g daun melinjo (sesuai selera)
  • 2,5 L air (sesuai kebutuhan)
  • 5 buah kacang panjang, potong seukuran 2-3 cm

Olah bumbu halusnya dengan bahan berikut:

  • 4 siung bawang putih
  • 6 buahh bawang merah
  • 1 sendok teh terasi, bakar dulu
  • 3 buah cabai merah berukuran besar
  • 6 buah kemiri, sangrai di atas api kecil
  • 5 buahh cabai merah keriting

Cara Membuat:

  1. Awali dengan merebus air dan daging hingga mendidih. Masukkan lengkuas, daun salam, dan juga bumbu yang telah dihaluskan. Masak hingga harum.
  2. Tambahkan buah melinjo, nangka muda, kacang tanah, dan juga jagung manis yang telah dipotong-potong. Masak hingga setengah matang.
  3. Masukkan potongan pepaya muda, larutan asam Jawa, labu siam, garam, dan juga gula pasir secukupnya. Masak hingga mendidih. Terakhir, masukkan kacang panjang dan daun melinjo. Lalu masak lagi hingga mendidih dan semua sayurannya matang.

Ada banyak kasus yang terjadi dalam pembuatan sayur asem ini, bukan yang hanya ala jakarta dan betawi saja, tapi untuk jenis sayur asem sunda, jawa tengah dan lainnya terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa yang sering jadi pertanyaan adalah:

Bagaimana agar rasa asemnya pas?

Pastikan dalam menambah larutan asamnya sesendok dulu, baru setelah diaduk dan dirasa masih kurang baru ditambahkan lagi. Dan bila terlanjur keasaman maka cukup tambahkan air.

Biar bening bagaimana tips memasaknya?

Rahasianya ada pada pengolahan bumbunya. Jangan menghaluskan bumbu tapi cukup di iris saja, kecuali untuk bahan tertentu seperti bawang merah dan putih.

Apa bisa ditambah jenis sayuran lain?

Ya, bisa. Karena jenis bahan sayur yang disebutkan di atas hanya yang sering dipakai saja. bunda bisa menambahkan jenis lainnya selama tidak merusak rasa dan kuahnya.

Daging tetelan itu apa sih?

Ya, ini salah satu jenis daging yang digunakan untuk kaldu kuahnya. Daging tetelan maksudnya daging yang bercampur serat dan lemak dari daging sapi. Biasanya harganya lebih murah dari daging biasa. Bisa juga sebenarnya pakai daging utuh, tapi harganya lebih mahal.

Kapan waktu memasukkan bahan sayurnya?

Saat air dan daging tetelan sudah matang. Kalau sudah mendidih baru masukkan sayuran yang keras dulu. Dan bila sayuran yang keras sudah matang, barulah masukkan sayur yang lembek dan cepat matang.

Bagaimana Resep Sayur Asem Jakarta-Betawi, Jawa dan Sunda di atas semoga bunda bisa praktek salah satunya, apakah itu cara membuat sayur asem Jawa atau yang lainnya. Tapi sebenarnya kalau sudah tau satu caranya pasti semua bisa karena bedanya hanya pada sedikit bahan utama sayur yang digunakan, selain cara masaknya yang mungkin punya keunikan sendiri. Untuk daerah Jawa ada banyak ragamnya sebenarnya karena ada yang dari Jawa Timur, Surabaya, dan Semarang serta Jogja yang masuk dalam Jawa tengah. Namun, walau begitu terkadan merasakan sedikit saja kuahnya sudah bisa kita tebak, kaena kalau orang Surabaya senang yang asin, sedang Jawa tengah, apalagi Yogyakarta, bisa dipastikan tak lupa menggunakan gula. Malah menurut saya, bukannya pakai gula secukupnya, tapi sebanyak mungkin. Jadinya, “di mata sayur asem, tapi di lidah kolak”, he he!

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *