Kuah soto yang masih panas di tambah perkedel kentang yang gurih membuat kita ketagihan untuk terus menyantapnya, apalagi pas musim hujan. Resep soto ayam lamongan kali ini akan dilengkapi dengan berbagai jenis soto di tanah Jawa, termasuk di dalamnya cara membuat soto ayam Lamongan, Kudus, dan Betawi. Sekalipun sama-sama menggunakan daging ayam, tapi dalam campuran lainnya, terutama cara memasak kuahnya cukup berbeda dan dari situ pula aroma dan cita rasanya berbeda. Nah, inilah yang akan kita bahas satu per satu dengan disertai tips memasaknya agar bunda semua bisa dengan mudah praktek di rumah masing-masing, lumayan… dari pada beli mending buat sendiri, apalagi untuk disajikan pada tamu ibu-ibu arisan yang sudah pasti butuh banyak porsi untuk bisa menjamu mreka semua.

Sumber utama dari ketiga resep bikin soto ayam di bawah disadur dari salah satu blog resep yang sudah kita kenal semua, yakni Sajiansedap.com. Itu artinya para pengunjung setia Caraspot tidak usaha khawatir kalau jenis bahan dan takaran dari tiap bahan yang digunakan bukan dari hasil praktek sebelumnya karen tentunya sudah ada tim uji dapur yang telah lebih dulu melakukan eksperimen terhadap resep tersebut.

Resep Soto Ayam Lamongan

Yang membedakan soto lamongan dengan soto ayam lainnya adalah pada kuahnya yang kental dan beraroma khas. Pernah salah seorang Teacher (sebutan untuk guru Bahasa Inggris) saya, asal Australia, berkata “I like soto lamongan” Dengan nada yang sangat bersemangat. Padahal ia baru beberapa bulan tinggal di Jawa, dan itu pun makannya di Malang waktu itu. Nah, itu artinya, soto ini memang punya ciri khas tersendiri yang membuat banyak orang kepincut dan ketagihan. Berikut cara masaknya:

Bumbu sotonya:

  • 2 liter air bersih
  • Siapkan 1 ekor ayam berukuran sedang, belah jadi empat bagian
  • 3 btg serai, memarkan
  • 2 sdm garam
  • 6 lbr daun jeruk, buang tengah (tulang) daunnya
  • 1 sdt merica bubuk
  • 3 sdm minyak goreng untuk tumisannya
  • 1 sdm gula pasir
  • minyak goreng secukupnya, untuk menggoreng
  • Untuk bumbu halusnya:
  • 6 siung bawang putih
  • 10 btr bawang merah
  • 1,5 cm jahe
  • 4 btr kemiri, sangrai dulu
  • 3 cm kunyit, bakar atau panggang di atas api kompor

Hiasan dan bahan pelengkap:

  • 2 btg seledri, cincang kasar
  • 50 gr soun, rendam dengan air biasa dan ditiriskan setelah lembek
  • 2 tomat, potong-potong tipis sebagai hiasan
  • 50 gram kol, diiris halus, atau sesuai selera
  • 2 sdm bawang merah goreng
  • 3 btr telur ayam rebus
  • 50 gram taoge atau secukupnya

Untuk penggunaan bumbu di atas bisa tidak persis sama jika ada beberapa yang mungkin tidak telalu disukai dan hanya ingin dinikmati sendiri hasilnya. Kecuali jika untuk disajikan ke tamu yang datang maka sebaiknya dibuat lengkap.

Bahan Sambal:

4 buah cabai besar yang merah

12 buah cabe rawit yang sudah merah

3 siung bawang putih

1/4 sdt garam

Cara memasak semua bahannya:

  1. Pertama, rebus dulu air dan masukkan ayam yang telah dibelah, biarkan hingga mendidih.
  2. Lalu panaskan minyak goreng dan tumis semua bumbu halus di dalamnya, termasuk serai, dan juga daun jeruk hingga terasa harum harum dan bumbu soto ayam terlihat kecoklatan. Selanjutnya, dalam keadaan kuah mendidih dan tumisan masih panas, tuang hasil tumisan tersebut ke dalam kuah rebusan ayam.
  3. Selanjutnya tambahkan garam, dan juga merica bubuk serta gula pasir. Terus masak hingga matang. Setelah itu, angkat dan ambil ayam yang ada dalam kuah soto tersebut.
  4. Berikutnya, ayam yang telah direbus dan didapatkan kaldunya selanjutnya digoreng dengan minyak yang telah dipanaskan menggunakan api sedang, tunggu hingga kecoklatan. Bila sudah dingin, suwir-suwir agar mudah ditabur di atas sotonya.
  5. Sekarang cara membuat sambal soto ayamnya: yaitu mulai dengan rebus cabai rawit bersama cabai merah, dan juga bawang putih hingga layu. Angkat lalu mulai diuleg dengan terlebih dahulu ditambahkan garam dan sedikit gula jawa dan penyedap. Usahakna hingga halus.
  6. Tededdd…. sajikan soto ayam lamongan dengan meracik kuah bersama bahan pelengkap dan juga ayam suwir, serta sambal di atasnya.

B. Cara Membuat Soto Kudus

Khusus untuk soto Kudus ada cerita bersejarah di balik penggunaan daging dalam penmbah gurih pada kuahnya, yang mana pada jenis soto ini tidak menggunakan daging ayam atau sapi, melainkan daging kerbau yang notabenenya sekarang sudah jarang ditemukan, dan kalau pun ada harganya mahal. Sebenarnya bukan karena rasa dading kerbau yang enak yang membuat orang Kudus memilih daging kerbau sebagai perasa kaldu kuah sotonya, tapi karena pada zaman dahulu, tepatnya zaman Walisongo, tokoh agama, dalam hal ini Ulama dan Kiai setempat menghimbau warganya agar tidak menjadikan sapi sebagai sembelihan mereka dikaranakan saat itu masih banyak warga hindu yang memuja sapi, ya sebagai penghormatan dan toleransi antar beragama. Jadi kurang lebih seperti itu ceritanya, selanjutnya mari kita mulai masak sotonya:

Bahan soto:

  • 1 ekor ayam kampung, potong 4 bagian. Di daerah aslinya sebenarnya menggunakan daging Kerbau, tapi bila tidak ada ganti saja dengan ayam kampong dan jangan dari ayam broiler atau potong.
  • 3 lbr daun salam
  • 2.000 ml air
  • 2 btg serai, putihnya saja dan memarkan
  • 1/2 sdm kecap manis
  • 5 sdt garam
  • 2 cm jahe, memarkan juga
  • 1/2 sdt merica bubuk atau gunakan yang instant
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 1 sdt gula pasir

Bumbu halusnya:

  • 12 btr bawang merah
  • 1 cm kunyit, bakar
  • 6 siung bawang putih

Bahan Pelengkap:

  • 2 sdm bawang putih goreng, remahkan
  • 4 btg daun seledri, iris kasar
  • 100 gr taoge segar
  • 2 jeruk nipis, dipotong-potong
  • 8 perkedel dari kentang yang direbus, dihaluskan lalu digoreng
  • 2 sdm kecap manis
  • 8 tsk sate dari telur puyuh
  • sambal dari cabai rawit
  • 8 tsk sate hati dan ampela ayam

Proses cara masaka soto Kudus:

  1. Pertama, terlebih dahulu ayam direbus di dalam air hingga mendidih dengan sempurna. Ukur kaldunya hingga cukup 1.750 ml atau sesuai perkiraan saja. Kemudian rebus lagi hingga mendidih.
  2. Panaskan terlebih dahulu minyaknya. Kemudian tumis semua bumbu halus, bersama daun salam, jahe dan serai, sampai tercium harum.
  3. Selagi masih panas tuang ke dalam kuah rebusan ayam yang sedang dimasak. Untuk menambah cita rasa pembuatan soto ayam ini maka ditambahkan lagi bahan: kecap manis, merica, garam dan gula pasir. Lalu biarkan hingga mendidih lagi untuk beberapa saat.
  4. Selanjutnya angkat ayam lalu suwir-suwir untuk dijadikan taburan di atas bahan pelengkap lainnya.
  5. Racik semua bahan pelengkap dengan menyatukannya dalam mangkuk bersama suwiran ayam tadi, lalu siram dengan kuah soto kudus yang masih mendidih.

Tips enak:

  • Mengenai penambah rasa pedesnya atau sambalnya, biasanya di warung-warung di daerah Jawa, seperti Semarang dan sekitanya, ada juga yang menggunakan cabe rawit hijau yang telah direbus dan direndam dengan sedikit cuka. Jadi ketika pembeli suka pedes barulah ia mengambil beberapa dan dihancur di dalam kuah sotonya.
  • Jika ingin lebih enak rasanya maka pastikan gunakan bawang putih goreng yang agak banyak karena aroma dan rasanya bisa menambah selera. Biasanya di warung kaki lima disiapkan khusus satu tempat untuk menyimpan bawang goreng dan diambil setiap membuat racikan semangkuk soto ayam untuk tiap pelanggan.

C. Cara Masak Soto Betawi

Kalau kamu orang Jakarta pasti pernah mencicipi salah satu jenis soto ayam enak ini, ya apalagi kalau bukan soto ayam Betawi. Ciri khas dari makanan berkuah satu ini adalah pada penggunaan jeroan di dalamnya, ada beberapa jenis jeroan yang digunakan seperti torpedo dan hati. Sekalipun menggunakan embel-embel ‘Betawi’ tapi pada dasarnya orang yang pertama kali mengangkat membuat resep ini berasal dari warga Tionghoa, yakni Lie Boen Po yang waktu itu bertempat di Prinsen Park. Dan penggunaan nama ‘betawi’ pun sebenarnya baru setelah pencetus pertamanya tutup.

Bahan:

  • 2.500 ml air bersih untuk bahan kuah soto betawinya
  • 500 gr daging sandung lamur
  • 200 gr babat. Bersihkan terlebih dahulu lalu rebus hingga matang dan potong sesuai selera.
  • 3 cm kayu manis (jangan dihaluskan)
  • 200 gr paru, rebus juga lalu potong kira-kira seukuran 2×2 cm
  • 3 btr cengkeh
  • 3 cm lengkuas, memarkan juga
  • 4 btg serai yang telah dimemarkan
  • 10 lbr daun jeruk
  • 1 sdt pala bubuk
  • 3 lbr daun salam
  • 5 sdt garam atau secukupnya
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 4 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 500 ml santan dari 1 butir kelapa

Bumbu Halus:

  • 8 siung bawang putih
  • 2 sdt ketumbar bubuk
  • 15 btr bawang merah
  • 2 cm jahe

Pelengkap:

  • 2 buah tomat segar, potong tipis
  • 2 btg daun bawang, iris kasar
  • 200 gr emping yang telah digoreng
  • 2 kentang yang telah dikukus, dikupas, digoreng dan dipotong kotak
  • 5 sdm bawang merah goreng
  • sambal dari cabe rawit
  • 3 buah jeruk nipis, potong dibagian dekat kulitnya biar mudah diperas
Cara Membuat Soto Betawi:
  1. Awali dengan merebus air bersih dan daging hingga matang sempurna dan empuk. Potong-potong dagingnya hingga berukuran kira-kira 2×2 cm atau sesuai selera, kemudian sisihkan kaldunya kurang lebih 2.000 ml lalu rebus lagi kaldu soto tersebut.
  2. Selanjutnya, setelah mendidih, masukkan daging, paru dan babat lalu didihkan lagi.
  3. Siapkan wajan dan panaskan minyak goreng, lalu tumis semua bumbu halus bersama kayumanis, serai, cengkeh, lengkuas, daun jeruk dan juga daun salam, usahakan hingga tercium harum dan bumbu sudah berwarna kecoklatan. Selanjutnya, selagi masih panas langsung tuang ke dalam kuah soto dari rebusan daging tersebut. Lalu tunggu beberapa saat hingga kuah mendidih lagi.
  4. Masukkan pala bubuk, merica, garam, gula dan juga santan. Masak hingga matang.
  5. Terakhir tinggal tata semua bahan pelengkap dalam mangkuk lalu siram dengan kuah soto yang masih panas dan hasil dari memasak soto betawi Anda pun sudah siap dihidangkan.
Tips:
  • Untuk lebih melengkapi penggunaan jeroan dalam soto betawi, bunda juga bisa menambahkan mata sapi di dalamnya karena dari resep aslinya dulu seperti itu, sekalipun sekarang jarang digunakan karena tergolong sulit mendapatkannya.
  • Untuk memberishkan babat, agar lebih bersih, bisa menggunakan kapur dalam proses pembilasannya. Gunanya agar bagian babat bisa bersih total sebagaimana cara dalam mengolah babat untuk Coto Makassar.

Bisa dilihat di atas, bahwa yang menggunakan bahan daging hanya pada cara memasak soto betawi saja, sedangkan pada cara membuat soto ayam lamongan dan Kudus sama-sama menggunakan bahan ayam sebagai cita rasa kaldunya. Sekalipun sebenarnya, resep asli dari soto kudus harusnya menggunakan daging kerbau sebab ada sejarah di balik pemilihan daging tersebut dan kebetulan sudah dijelaskan di atas.

Kalau ada yang punya resep soto ayam lamongan atau cara membuat soto ayam kudus, betawi dan soto jawa lainnya, monggo dishare juga di halaman ini lewat komentar. Tidak mesti harus yang menggunakan bahan ayam, tapi juga bisa daging dari daging sapi, kerbau dan lainnya. Intinya berbagi dan orang bisa tau kreasi resep kuah sotomu dan cara masakanya. Dan jangan lupa sehabis baca panduan ini untuk langsung dishare di facebook atau Twitter biar makin ramai dan acara masak memasaknya makin laris. Caraspot hanya bisa berharap semoga para ibu makin bertambah pengetahuan cooking-nya dan bia lebih menyenangkan keluarga.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *