Niat wudhu dilakukan sebelum berwudhu bagi setiap muslim yang ingin melaksanakan sholat wajib maupun sunnah, makanya bacaan niat wudhu dalam bahasa Arab dan latin yang baik dan benar serta niat Tayammum ini jadi begitu penting buat semua yang baru belajar shalat, seperti TK, SD, dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hal terpenting yang perlu diperhatikan ketika berwudhu sebagaimana dalam panduan sholat lengkap adalah semua anggota tubuh yang wajib terbasuh harus basah dengan sempurna dan tak terhalangi oleh apa pun, seperti cat dan minyak.

Perlu diketahui bahwa tidak semua urutan pelaksanaan dalam Wudu tergolong wajib, ada beberapa di antaranya yang sunnah dan boleh tidak dilakukan selama sunnah lainnya juga tidak dikerjakan, seperti berkumur dan membasuh kedua telinga. Adapun yang tidak boleh ditinggalkan dibasuh adalah :

  1. Mencuci wajah,
  2. Mencuci kedua tangan (dari pergelangan hingga siku),
  3. Mengusap kepala,
  4. Mencuci kedua kaki (dari pergelangan hingga jari-jari kaki secara sempurna).

Selama ke empat bagian tersebut dilaksanakan maka wudhu anda pun akan dianggap sah, dan yang tidak boleh bila sebagian sunnah dilakukan dan sebagian tidak dilakukan atau tidak menyempurnakannya, misalnya membasuh telinga tapi tidak basah semua, maka sekalipun tidak wajib tapi memilih untuk dilaksanakan namun tidak sempurna maka dengan sendirinya wudhu seseorang jadi tidak sah.

Adapun doa bacaan niat berwudhu itu sendiri merupakan bagian dari rukun wudu yang mana semuanya terdiri dari 6 (jika ditambah 4 di atas), termasuk di dalamnya tertib dan berurutan.

Bacaan Niat Wudhu dalam Bahasa Arab yang Benar

Salah satu referensi terpercaya mengenai ini adalah dari buku yang disusun oleh Muh. Rifa’i yang diterbitkan oleh PT. Karya Toha Putra, sekalipun saya orang Bandung, tapi saya punya teman dan memberikan bukunya ke saya untuk dipelajari, maklum waktu itu masih dalam proses belajar.

bacaan niat wudhu

Berikut bacaannya dan terjemahnya:

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“NAWAITUL WUDHUUA LIRAF’IL HADATSIL ASHGHARI FARDHAL LILLAAHI TA’AALAA.”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardu karena Allah Ta’ala.” Amin.

Jika tidak tau niat wudu dalam bacaan Arab karena mungkin belum paham cara membacanya, bisa dengan langsung membaca tulisan latinnya saja, tapi bila itu pun dirasa sulit maka cukup ucapkan dalam hati terjemahnya saja, karena yang terpenting adalah adanya upaya menyengaja dalam hati akan melakukan wudhu. Dan bila belum bisa juga lihat video youtube berikut ini:

Video Youtube Cara Berniat Wudu

Dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa tak sah wudhu seseorang yang tidak membaca basmalah, untuk itu sebaiknya sebelumnya ucapkan basmalah dulu agar rukun sholat yang anda jalankan ini bisa sempurna dan diterima di sisi Allah swt.

Sebelum ini, simak : Niat Sholat Tahajud

Dalil Al-Qur’an dan Hadits soal Wudhu

Haditsnya sebagaimana diriwayatkan oleh Ad-Darimi yang intinya menyebutkan bahwa sholat seseorang tidak akan diterima hingga ia melakukan wudhu sebelumnya, yang itu artinya ia menjadi penentu diterima tidaknya ibadah shalat kita. Lebih jelasnya, simak hadis berikut:

Shalat tidaklah sempurna hingga salah seorang di antara kamu menyempurnakan (rangkaian) wudhu(nya), … kemudian bertakbir, lalu ruku’ dengan meletakkan kedua telapak tangan di lutut hingga persendian yang ada dalam kondisi thuma’ninah serta tenang.” (HR. Ad-Darimi).

Diungkapkan oleh Syekh Husain Salim Asad bahwa sanad dari hadits ini adalah shahih.

Adapun dalam Al-Qur’an, dasar dari perintah berwudhu ini terdapat dalam surah Al-Maidah ayat 6, di antaranya berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, bila kamu ingin mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu hingga ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu hingga kedua mata kaki…”

Oleh Wikipedia sendiri telah membahas secara rinci soal Wudu, termasuk di dalamnya doa niat wudhu yang baik dan benar yang bisa dihafalkan oleh teman-teman semua.

Mengenai lafadz niat wudhu yang benar sesuai hadits sebenarnya tak ada, karena selama masa hidup beliau tak ada shabat yang mendengar Rasulullah saw. yang melafalkannya, kecualii pada pelaksanaan umrah atau haji Nabi. Kareananya lafadz wudu tersebut merupakan ijtihad para ulama untuk memudahkan dan meneguhkan hati ketika berniat dalam hati.

Pembahasan soal bagaimana melafalkannya bisa anda baca dalam kita Nihayatuz Zain yang disusun oleh Imam An-Nawawi dan kitab kuning lainnya agar lebih yakin soal dalil pelafalannya tersebut.

Sempatkan baca : Doa Sholat Dhuha

Doa – Niat Tayammum

Tayammum baru dapat dilakukan jika memenuhi syarat dari tidak adanya air, dan terkadang walaupun ada tapi terlalu sedikit dan dikhawatirkan akan memberikan dampak buruk bila air tersebut dihabiskan maka tayammum tetap boleh dijadikan sebagai pengganti wudhu seseorang yang hendak sholat.

Tayammum dalam bahasa Arab: تيمم , artinya adalah tindakan menyucikan diri tanpa menggunakan air dalam ilmu Tharah Islam, yakni dengan menggunakan pasir atau pun debu yang bersih yang tidak bernajiz. Ritual Tayammum ini merupakan alternatif dan sifatnya darurat, dilakukan sebagai pengganti wudhu atau pun mandi wajib.

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Latinnya:
“NAWAITUT TAYAMMUMA LISTIBAAHATIS SHALAATI FADHAL LILLAAHI TA’AALAA”
Artinya :
“Saya berniat (menyengaja) bertayammum untuk melakukan shalat fardhu karena Allah Ta’ala.”

Pertanyannya, mengapa lafadz niat tayammumnya ada kata fardhu? Ya, karena umumnya orang baru akan berusaha menunaikan sholat sekalipun itu susah air bila sholatnya wajib, sedang sunnah, dalam kondisi tertentu kan bisa ditinggalkan jika memang tidak ada air.

Sekali lagi kami menghimbau pada saudara sesama muslim semua, bahwa wudhu merupakan bagian penting dalam sholat, bila mana wudu kita tidak sempurna maka shalat kita pun menjadi tidak sah, dan untuk itu dua hal yang perlu diperhatikan adalah membaca basmalah sebelumnya, berniat, dan menyempurnakan cara pembasuhan anggota wudhunya jangan sampai ada yang tidak basah. Dan tentunya, ketahui dengan pasti jadwal sholat agar timingnya tepat.

Pastikan juga menggunakan air yang suci lagi mensucikan, jangan menggunakan air Musta’mal karena dalam pandangan imam Syafi’iyah tidak bisa digunakan berwudhu, seperti yang sudah digunakan mandi wajib orang yang berjunub.

Mohon lengkapi lafadz bacaan niat wudhu dalam bahasa Arab dan Latin serta artinya ini dengan berkomentar di bawah agar para pemula bisa semakin terbantu dan akan lebih baik lagi kalau link dari artikel ini dishare di facebook dan twitter biar lebih ramai pembacanya. Simak juga : Bacaan Doa Qunut Arab dan Latin

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *